Akan jadi kawasan ekowisata di kaki Gunung Pangrango

  • Whatsapp
:Lokasi kaki Gunung Gede Pangrango..(ist/net)(wartaberitaindonesia.com)

wartaberitaindonesia.com – Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango akan menjadi daya tarik utama dari areal wisata alam itu.

Langkah-langkah dalam pelestarian lingkungan sudah dilakukan sejak awal proses pengembangan kawasan. Di antaranya dengan penanaman pohon endemik di area perbatasan agar kawasan tersebut semakin rindang ketika kawasan mulai dibuka untuk umum.

Bacaan Lainnya

EIGER, produsen pakaian dan peralatan rekreasi alam, membangun kawasan ekowisata di kaki Gunung Pangrango dan mengenalkannya sebagai EIGER Adventure Land.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyeluruh bagi Eigerian (konsumen). Jadi, tidak hanya menyediakan produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen dalam berkegiatan luar ruang di iklim tropis, namun juga memberikan pengalaman berkegiatan secara langsung,” ujar Chairman PT Eigerindo MPI Ronny Lukito dalam keterangannya dikutip, Selasa (19/10).

EIGER Adventure Land direncanakan menjadi kawasan pariwisata alam berstandar internasional yang berkontribusi dalam pelestarian alam dan mendukung kegiatan masyarakat sehingga menjadi lebih berdaya, sejahtera, sekaligus menjaga warisan budaya.

Dengan kehadiran EIGER Adventure Land diharapkan juga daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango bisa semakin meningkat dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

EIGER Adventure Land direncanakan dapat mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada tahun 2023, didukung dan dibantu oleh kolaborasi aktif bersama Kemenparekraf, KLHK, Balai Besar TNGGP, PTPN VIII dan Pemprov Jawa Barat.

Berdiri di area seluas 325.89 hektar,EIGER Adventure Land terdiri dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN VIII seluas 72.23 hektar. Lalu melalui skema Perjanjian Kerjasama (PKS) dan Zona Pemanfaatan Barubolang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango seluas 253.66 hektar yang didapat dari Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam pada kawasan konservasi (PB-PSWA).

Nantinya akan ada hiburan ikonik seperti cable car sepanjang 863 meter, suspension bridge sepanjang 530 meter dan juga berbag

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *