Di Indonesia banyak memiliki pariwisata berbasis Alam.

  • Whatsapp
Mendes saat mengunjungi tempat wisata Setigi di Jawa Timur.((ist/net)(wartaberitaindonesia.com)

wartaberitaindonesia.com – Jika mau membuat desa wisata buatlah desa wisata alam karena tidak dibatasi umur. Ini sampai anak cucu kita masih senang karena alami.

Demikian itu diutarakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar saat meninjau tempat wisata Setigi milik Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (15/10).

Bacaan Lainnya

“Saya terus mendorong desa-desa di Indonesia berlomba menggali potensi wisata berbasis alam agar bisa menjadi sumber pendapatan asli desa,” katanya.

Dikatakannya, banyak desa di Indonesia mempunyai potensi luar biasa dalam hal pariwisata berbasis alam.

Namun, selama ini potensi tersebut belum diolah menjadi sebuah kekuatan karena minimnya kreativitas dan inovasi.

Halim Iskandar mengatakan Setigi merupakan tempat wisata yang patut dicontoh oleh desa-desa lain di Indonesia karena Setigi memanfaatkan keindahan alam dan menjaga kearifan lokal setempat.

Setigi sebelumnya merupakan bekas galian tambang dan sempat menjadi tempat pembuangan sampah yang kemudian disulap menjadi tempat wisata menarik.

Dengan manajemen pengelolaan yang bagus dari perangkat desanya, kata dia, tempat wisata tersebut mampu memberikan sumber pemasukan untuk kas desa. Dari Setigi dan unit usaha lain milik BUMDes, Desa Sekapuk yang dipimpin Abdul Halim itu bisa meraup laba bersih Rp9,9 miliar dalam setahun.

“Saya mengajak semua warga desa, sahabat desa untuk datang ke sini, baik itu aparat desa pengurus BUMDes maupun pengelola desa wisata. Di samping berwisata silakan belajar dari pengalaman Pak Kades Sekapuk dalam melakukan inovasi,” kata Halim Iskandar dikutip dari siaran pers.

Selanjutnya, Menteri Halim yang didampingi istrinya, Lilik Umi Nashriyah, diajak meninjau pembangunan tempat wisata kedua milik Desa Sekapuk, yaitu Agrowisata Kebun Pak Inggih atau KPI yang di dalamnya terdapat Monumen Ratu Agro.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *