Junta militer Myanmar berjanji akan bertindak kooperatif

  • Whatsapp
Panglima Junta Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.(dok)(wartaberitaindonesia.com)

wartaberitaindonesia.com – Para menteri luar negeri ASEAN pada 15 Oktober menolak kehadiran Ming Aung Hlaing, pemimpin militer Myanmar yang melakukan kudeta pada 1 Februari, karena dianggap gagal melaksanakan rencana perdamaian yang telah disepakati.

Konsensus mencakup penghentian permusuhan, membuka dialog, memberi akses bagi bantuan kemanusiaan, serta memberi akses penuh di Myanmar bagi utusan khusus ASEAN.

Bacaan Lainnya

Junta pada Jumat (22/10) malam memukul balik dengan menuduh ASEAN melanggar prinsip-prinsip soal konsensus dan soal sikap tidak mencampuri urusan dalam negeri para anggotanya.

Junta menolak menyetujui pengiriman perwakilan politik dari Myanmar selain Min Aung Hlaing.

Ketua ASEAN saat ini, Brunei, belum mengomentari penolakan tersebut.

Junta militer Myanmar pada Minggu (24/10) berjanji akan bertindak kooperatif “sebisa mungkin” dalam melaksanakan rencana perdamaian yang disepakatinya dengan ASEAN.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *