Mengendalikan stres salah satu upaya cegah kanker payudara

  • Whatsapp
Seorang wanita mengalami stres.(ilustrasi)(ist/net)(wartaberitaindonesia.com)

wartaberitaindonesia.com – Kementerian Kesehatan sudah lama menyarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter jika seseorang menemukan sekecil apapun benjolan di payudara.

Bila menunda berarti memberi kesempatan pada sel kanker berkembang dan mengurangi kesempatan penderita untuk sembuh.

Bacaan Lainnya

Dokter spesialis bedah dari Universitas Padjadjaran, dr. Miradz Hudaya M, SpB mengatakan, mengendalikan stres bisa menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terkena kanker payudara.

“Manajemen stres. Tingkat stres tinggi bisa menyebabkan imun turun. Imun turun bisa mengaktivasi proses radang, menghambat kematian sel kanker. Jadi, hidup dengan mengendalikan stres,” ujar dia dalam talkshow N’PURE bertajuk “Together We Fight! Breast Cancer Awareness” yang digelar secara daring, Selasa (26/10).

Miradz yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI) itu mengatakan, upaya pencegahan kanker lain yang bisa dilakukan yakni menerapkan pola makan sehat terutama rendah kolesterol dan gula, rajin berolahraga dan menjaga berat tubuh sehat atau menghindari kondisi obesitas.

Menurut dia, gaya hidup tak sehat ditambah tidak menyusui, menjalani terapi hormonal dan implan payudara, usia lanjut dan pernah terkena benjolan jinak menjadi sederet faktor risiko kanker payudara yang menyumbang peluang hingga 80 persen. Sementara sisanya yakni 20 persen berasal dari genetik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *