Polisi periksa 24 orang diduga Pungli

  • Whatsapp
Tuntut penghapusan Pungli, sejumlah pengemudi angkutan barang menggelar demonstrasi di Kawasan Koja, Jakarta.(wartaberitaindonesia.com)

Jakarta,wartaberitaindonesia.com – Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Utara memeriksa secara intensif 24 orang yang diduga terkait kasus pungutan liar (pungli).

“Kami sudah mengamankan ada 12 orang, tambah 12, berarti ada 24 lagi kami periksa secara intensif dari dua lokasi,” kata Kapolres Polrestro, Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan saat dihubungi wartawan.

Bacaan Lainnya

Di dua lokasi tersebut, yaitu satu di depo PT Greeting Fortune Container (GFC), satunya lagi di depo PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta.

Sedangkan pemeriksaan tersebut terjadi tak lama setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditelpon Presiden Joko Widodo saat menerima aduan dari sopir kontainer di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja.

Guruh mengungkapkan, personilnya masih dalam tahap memeriksa dan belum menetapkan tersangka dari kasus kriminal jalanan itu.

Pihak-pihak yang terlibat guna mencegah pungli terjadi lagi di wilayah Jakarta Utara, Kapolres memastikan akan menindak tegas. “Kami akan menindak tegas. Ini kan memberatkan para pengemudi,” katanya.

Sementara, Presiden Jokowi sebelumnya, bertemu sejumlah sopir kontainer untuk mendengar langsung keluhan yang mereka alami, terutama soal pungli.

Sopir bernama Agung Kurniawan (38) warga asal Ngawi mengadukan kepada Presiden tentang maraknya pungli menimpa di depo pelabuhan.

Depo adalah tempat meletakkan kontainer yang sudah dipakai atau mengambil kontainer yang akan dipakai “shipping line”. Hal itu dikonfirmasi pula oleh rekan Agung bernama Abdul Hakim.

Disampaikan Abdul, kemacetan menambah leluasa pergerakan para preman tersebut dalam menjalankan aksinya memalak supir kontainer.

Mendengar keluhan itu, Presiden Jokowi mendengar keluhan tersebut langsung menelpon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar masalah itu segera dituntaskan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *