Turnamen Sepak Bola Paman Birin Cup II sebagai Ajang Pencarian Bakat

Teks foto : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (dua dari kiri) menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada juara Turnamen Sepak Bola Paman Birin Cup II Tahun 2023 yang digelar di Wisata Adat Pantai Batu Jodoh, Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru. (istimewa)

Kotabaru, wartaberitaindonesia.com– Turnamen Sepak Bola Paman Birin Cup II Tahun 2023 resmi ditutup Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, bertempat di Wisata Adat Pantai Batu Jodoh, Desa Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.

“Semoga turnamen ini memberikan manfaat bagi para peserta tim sepakbola yang berkompetisi,” ucap Yani Helmi kepada wartaberitaindonesia.com, Senin (18/12).

Bacaan Lainnya

Bukan itu saja tambahnya, turnamen ini juga menjadi hiburan sekaligus edukasi serta ajang promosi wisata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kita harapkan event serupa terus dilaksanakan sebagai ajang pencarian bakat potensial,” katanya.

Dan kepada Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor dia mengharapkan kembali mempercayakan event ini kembali digelar di lain kesempatan maupun cabor lainnya karena terbukti antusiasme warga cukup besar.

Terbukti sebutnya sebanyak 24 tim ikut ambil bagian, bahkan perwakilan atletik asal Kotabaru pernah mengharumkan nama daerah lewat ajang bulutangkis.

“Oleh karenanya menarik sekali ada fasilitas lapangan untuk dapat bermain sepak bola di objek wisata pantai Teluk Aru ini,” tuturnya.

Sementara Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel, Asfia Urrahman sangar mengapresiasi atas turnamen sepakbola di salah satu objek wisata di Kotabaru ini.

“Hal ini menjadi dukungan penuh Paman Birin terhadap olahraga untuk kesehatan serta memajukan sport tourism di Kalsel,” ujarnya.

Kemudian Camat Pulau Laut Kepulauan, Syahri mengaku sangat bersyukur wilayahnya menjadi lokasi kegiatan olahraga terbesar di Kalsel.

Bahkan dia memastikan kegiatan olahraga yang dilaksanakan di wilayahnya berjalan sportif tanpa ada kericuhan, “Bahkan menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung objek wisata serta warga sekitar,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *