DPRD dan Pemkab HSS menyepakati penyesuaian Ranperda APBD 2027 dengan memprioritaskan sektor pelayanan publik di tengah keterbatasan fiskal.
Kandangan, wartaberitaindonesia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 pada Selasa (6/10/2026).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD HSS, Husnan, dengan didampingi Wakil Ketua II DPRD HSS, Muhammad Kusasi. Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS, Yustan Azidin.
Kondisi fiskal daerah menjadi salah satu poin krusial yang disorot dalam pembahasan Ranperda APBD 2027 ini. Wakil Ketua II DPRD HSS, Muhammad Kusasi, menegaskan bahwa legislatif akan membedah anggaran tersebut secara cermat demi kemaslahatan warga.
“Dalam pembahasan APBD 2027, kami akan mempelajari betul-betul sehingga (program yang disahkan) menjadi skala prioritas untuk kepentingan masyarakat,” ujar Kusasi.
Di sisi lain, Sekda Kabupaten HSS, Yustan Azidin, tidak menampik adanya keterbatasan fiskal pada tahun anggaran 2027 mendatang. Imbas dari kondisi tersebut, pemerintah daerah kemungkinan besar harus menunda sejumlah rencana kegiatan.
Meski kondisi keuangan daerah sedang sulit, memastikan tidak akan ada pemangkasan program secara drastis, melainkan hanya penyesuaian waktu pelaksanaan.
“Pada APBD 2027, kita akan fokus kepada pelayanan publik serta prioritas-prioritas yang mendukung visi dan misi Bupati HSS,” ujar Yustan menutup pernyataannya.






