Pemkab Balangan melalui Bagian Kesra menggelar seleksi penerima Beasiswa Tahfiz 2026 guna mencetak SDM beriman, berakhlak, dan berkarakter Qurani.
Paringin, wartaberitaindonesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menggelar seleksi penerima Beasiswa Tahfiz Tahun 2026 pada Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan keagamaan, sekaligus memberikan apresiasi kepada generasi muda penghafal Al-Qur’an. Melalui program ini, Pemkab Balangan berupaya memotivasi para santri dan pelajar untuk meningkatkan hafalan, memperdalam pemahaman, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Seleksi ketat ini dilaksanakan guna menjaring calon penerima yang memenuhi kriteria dan persyaratan program. Langkah tersebut penting dilakukan untuk memastikan bantuan pendidikan jatuh kepada peserta yang tepat dan benar-benar layak menerima manfaatnya.
Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi menegaskan, program Beasiswa Tahfiz bukan sekadar bantuan sosial pendidikan, melainkan investasi jangka panjang. Tujuannya adalah membangun sumber daya manusia (SDM) yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter Qurani.
“Generasi penghafal Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang religius. Mereka harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat luas,” ujar Akhmad Fauzi.
Ia juga mengapresiasi tinggi semangat para peserta yang mengikuti tahapan seleksi. Fauzi mendorong para santri agar tidak hanya berorientasi pada perolehan nominal beasiswa, tetapi senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang utama.
Melalui program Beasiswa Tahfiz 2026, Pemkab Balangan berharap dapat melahirkan generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar pembangunan Balangan yang seimbang, yakni tidak hanya berfokus pada kemajuan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas moral dan spiritual masyarakat.
Pihak panitia mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti tahapan seleksi secara sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi kejujuran. Baik yang nantinya dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa maupun yang belum beruntung, seluruh peserta diharapkan tetap konsisten menjaga dan meningkatkan kualitas hafalan mereka.






