Hermanto: Program Inovatif Pendidikan Gunung Mas Jangan Hanya Bagus di Kertas

Teks foto : Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Hermanto (kedua kanan), saat menghadiri rapat paripurna di ruang sidang DPRD setempat. (Foto: Ist)

Anggota DPRD Gunung Mas Hermanto meminta Dinas Pendidikan menyelaraskan program inovatif dengan kebutuhan riil sekolah.

Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Hermanto, menekankan pentingnya sinkronisasi antara usulan program inovatif sektor pendidikan dengan kebutuhan nyata lapangan. Langkah ini menjadi kunci utama agar pengelolaan anggaran pendidikan berjalan efektif dan tepat sasaran. Sinkronisasi program juga berfungsi mendongkrak kualitas pembelajaran secara signifikan.

Menurut Hermanto, peningkatan mutu pendidikan tidak boleh hanya mengandalkan besarnya alokasi anggaran. Perencanaan program harus berdasar pada kebutuhan riil sekolah, guru, dan peserta didik.

“Pemerintah harus memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ujar Hermanto, Senin (3/8).

Ia menjelaskan bahwa saat ini masih banyak tantangan lapangan yang memerlukan perhatian serius. Tantangan tersebut meliputi pemenuhan sarana prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga pemerataan akses pendidikan. Pemerintah daerah harus memangkas kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Oleh karena itu, Hermanto menegaskan bahwa instansi terkait wajib mengawali penyusunan program dengan pemetaan kebutuhan yang akurat.

“Penyusun kebijakan tentu perlu melahirkan program inovatif, tetapi mereka harus menyelaraskannya dengan kondisi nyata lapangan. Jangan sampai program terlihat baik di atas kertas, namun gagal menjawab kebutuhan sekolah maupun peserta didik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sinkronisasi ini menjadi kunci utama agar anggaran pendidikan tidak terbuang sia-sia. Program yang tepat akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas belajar siswa.

Selain itu, Politisi ini juga mendorong Dinas Pendidikan setempat untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak dalam menyusun rencana kegiatan. Dinas Pendidikan perlu melibatkan pihak sekolah, guru, komite sekolah, hingga pemerintah desa. Kolaborasi yang kuat akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Hermanto juga mengingatkan pemerintah daerah untuk menggelar evaluasi berkala terhadap seluruh program pendidikan berjalan. Evaluasi tersebut membantu pemerintah mengukur efektivitas anggaran sekaligus memperbaiki program yang belum optimal.

Melalui perencanaan yang matang dan pengelolaan anggaran yang akuntabel, ia optimistis kualitas pendidikan di Kabupaten Gunung Mas akan terus maju.

“Saya berharap pemerintah terus mengarahkan pembangunan sektor pendidikan Gumas pada peningkatan kualitas SDM. Kita harus mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi perkembangan zaman,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *