Anggota DPRD Gunung Mas Minta TAPD Pangkas Anggaran Seremonial

Teks foto : Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Rayaniatie Djangkan, mengenakan pakaian adat saat menghadiri acara kedinasan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, baru-baru ini. (Foto: Ist)

Anggota DPRD Gunung Mas Rayaniatie Djangkan meminta TAPD memangkas anggaran seremonial dan fokus ke sektor dasar.

Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Rayaniatie Djangkan, meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama seluruh perangkat daerah lebih selektif dalam menyusun dan mengalokasikan anggaran daerah. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa setiap program dan kegiatan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rayaniatie meminta pemerintah daerah memangkas kegiatan yang bersifat seremonial, rapat berulang yang tidak esensial, serta pola kegiatan lama yang tidak berdampak langsung. Bahkan, jika kegiatan tersebut tidak memiliki urgensi yang jelas, instansi terkait sebaiknya meniadakannya.

“Pemerintah daerah harus menggunakan anggaran daerah secara efektif dan efisien. Selain itu, segenap jajaran perlu mengevaluasi dan mengurangi kegiatan seremonial maupun rapat berulang yang tidak memberikan dampak nyata,” tegas Rayaniatie.

Menurutnya, efisiensi anggaran bukan sekadar memotong belanja daerah. Sebab, pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah yang keluar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat luas.

Selanjutnya, ia menyarankan agar pemerintah daerah mengalihkan hasil penghematan anggaran untuk membiayai sektor kebutuhan dasar masyarakat. Sektor prioritas tersebut meliputi pembangunan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gunung Mas.

Di sektor infrastruktur, Rayaniatie menilai kondisi jalan di Gunung Mas masih membutuhkan perhatian serius. Kemudian, infrastruktur jalan yang mantap memiliki peran krusial untuk mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil bumi, serta membuka akses terhadap pelayanan dasar.

Sementara itu, di bidang kesehatan, ia mendorong pengalokasian anggaran mengarah pada peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit maupun puskesmas. Langkah nyata ini mencakup pemenuhan sarana-prasarana serta pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan agar masyarakat mendapat pelayanan yang cepat dan layak.

Untuk sektor pendidikan, politisi ini menekankan pentingnya anggaran yang fokus pada proses belajar mengajar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Alhasil, pemenuhan fasilitas sekolah, peningkatan mutu guru, dan pemerataan akses pendidikan wajib menjadi perhatian utama.

Ia berharap TAPD dan seluruh perangkat daerah membangun komitmen bersama untuk menyusun skala prioritas anggaran secara objektif. Maka dari itu, melalui perencanaan yang tepat sasaran, ia optimistis APBD Gunung Mas dapat mempercepat pembangunan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai anggaran habis untuk kegiatan yang manfaatnya hanya bertahan sesaat. Akhir kata, kita harus berani mengubah pola lama dan memprioritaskan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *