Mariana Abidin Apresiasi Tim Gabungan Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Teks foto : KM Virgo Transport 8 saat bersandar di pelabuhan. Kapal ini dilaporkan mengalami kecelakaan dan hilang kontak di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)

Anggota DPR RI Hj Mariana Abidin prihatin atas insiden KM Virgo Transport 08 dan minta pencarian 171 korban di Laut Jawa dimaksimalkan.

Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan (Kalsel) II dari Fraksi Gerindra, Hj Mariana Abidin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kecelakaan KM Virgo Transport 8. Kapal tersebut mengalami musibah hingga kehilangan kontak di perairan Laut Jawa. Oleh karena itu, beliau terus memantau perkembangan situasi darurat ini dengan saksama.

Beliau berharap tim penolong segera menemukan seluruh penumpang yang masih hilang dalam kondisi selamat. Selain itu, ia mendoakan agar keluarga korban senantiasa menerima kesabaran serta kekuatan ekstra dalam menghadapi ujian berat tersebut.

“Kami sangat berharap penumpang yang belum mendarat berada dalam kondisi selamat. Teriring doa serta dukungan penuh bagi seluruh tim penyelamat di lapangan. Semoga Tuhan memberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas evakuasi,” ujar Mariana, Minggu (13/9/2026).

Selanjutnya, politikus Gerindra ini mengapresiasi kerja cepat tim gabungan yang mengawal penanganan musibah di lapangan. Tim tersebut meliputi unsur Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, KSOP Banjarmasin, SROP Navigasi, Pelindo, dan Kesehatan Pelabuhan. Di samping itu, apresiasi serupa juga mengalir untuk agen kapal, relawan, serta tenaga medis rumah sakit.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 20.00 Wita, tim penyelamat baru memasukkan 69 orang ke dalam daftar evakuasi. Angka tersebut terdiri atas 58 orang penumpang dan 11 orang anak buah kapal (ABK).

Jika menghitung total muatan kapal yang mencapai 240 orang, berarti ada sekitar 171 orang lagi yang belum masuk daftar. Sisa korban tersebut masih memerlukan kepastian kondisi serta pencarian lebih lanjut di area perairan. Alhasil, Mariana berharap seluruh proses penyisiran ombak oleh tim SAR dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *