Anggota DPR RI Mariana Abidin menyerahkan bantuan biaya sekolah dan dua unit sepeda untuk dua bersaudara di Sungai Andai Banjarmasin.
Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Hj. Mariana Abidin, S.AB., M.M., menunjukkan kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan. Legislator ini turun langsung membantu dua bersaudara asal Banjarmasin yang sempat putus sekolah karena kendala biaya, Senin (12/10/2026).
Kedua remaja tersebut adalah Ahmad Sya’duddin dan Muhammad Zainal Ilmi. Warga Jalan Jamrud 2B RT 56, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara ini sempat menghentikan pendidikannya setelah lulus dari SMPN 35 Banjarmasin akibat keterbatasan ekonomi keluarga.
Setelah menerima informasi dari warga mengenai kondisi tersebut, Mariana langsung bergerak memberikan bantuan. Bantuan yang diserahkan meliputi biaya pendidikan, dua unit sepeda untuk transportasi, serta perlengkapan penunjang kebutuhan sehari-hari.
Berkat aksi cepat ini, per tahun 2026, keduanya dapat kembali melanjutkan cita-citanya di SMA PGRI 1 Banjarmasin.
Mariana berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus membakar semangat kedua remaja tersebut untuk menyelesaikan sekolah. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan yang turut bergerak cepat mencarikan sekolah bagi mereka.
“Setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak. Tidak boleh ada anak yang pendidikannya terhenti hanya karena persoalan ekonomi,” tegas Mariana.
Sementara itu, orang tua kedua remaja, Fadil Achmad Bahrani, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku sempat kebingungan dan pasrah saat keterbatasan ekonomi mengganjal keinginan anak-anaknya untuk melanjutkan sekolah.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari Ibu Mariana. Ini seperti jawaban atas kebingungan kami selama ini,” ujar Fadil.
Di tengah padatnya agenda, Mariana Abidin juga menyempatkan diri mengunjungi kediaman almarhumah Lisna, seorang guru honorer di SDN Tanjung Pagar 3 yang baru saja berpulang setelah mengalami sesak napas dan nyeri dada.
Dalam kunjungan takziah tersebut, Mariana menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, serta tali asih kepada keluarga yang ditinggalkan.
Tidak hanya itu, ia juga menawarkan bantuan fasilitas jika anak almarhumah berencana pindah ke sekolah yang lebih dekat dari rumah.






