Peringatan Hari Tani Nasional 2026 di Betang Toyoi Gunung Mas diwarnai aksi manugal bersama Wabup Efrensia dan Kapolres AKBP Arum Sari Puspita Dewi.
Gunung Mas wartaberitaindonesia.com – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menghadiri Peringatan Hari Tani Nasional dan Hari Pangan Sedunia Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026 di Betang Toyoi, Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan, Sabtu (24/10). Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Gunung Mas, Ir. Efrensia L.P. Umbing, mewakili Bupati Gunung Mas, unsur Forkopimda, Danramil 1016/Gms, Camat Rungan, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Rungan.
Rangkaian peringatan diawali dengan aksi manugal atau menanam benih secara tradisional bersama masyarakat. Tradisi ini sengaja diangkat untuk melestarikan nilai budaya lokal sekaligus menegaskan pentingnya aktivitas pertanian dalam kehidupan masyarakat.
Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing dalam sambutannya menyoroti potensi besar Desa Tumbang Malahoi sebagai desa wisata berbasis budaya dan alam, didukung keberadaan Betang Toyoi dan situs budaya di sekitarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Terkait sektor pertanian, Efrensia menekankan pentingnya penguatan pangan lokal, kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca, serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga.
“Petani adalah pilar utama ketahanan pangan. Hari Tani Nasional dan Hari Pangan Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mendukung kesejahteraan mereka,” ujar Efrensia.
Sementara itu, Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menyatakan komitmen jajarannya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Gunung Mas.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan potensi pertanian lokal secara bijak dan menjaga lingkungan demi generasi mendatang,” kata AKBP Arum melalui PS Kasihumas Ipda Abner usai kegiatan.
Selain seremonial dan doa bersama, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tarian Dayak, penyerahan Bantuan Pemerintah (BenPem), serta Pasar Tani yang disambut antusias oleh warga. Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pukul 11.00 WIB ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, Polres dan Pemkab Gunung Mas berharap semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan petani terus terpelihara demi mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang mandiri dan berkelanjutan.






