PT ADD Berkah Group membekali 50 karyawan melalui pelatihan basic cleaning service di Sekber Pemko Banjarmasin demi tingkatkan mutu pelayanan.
Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – PT ADD Berkah Group menggelar pelatihan basic cleaning service bagi 50 karyawannya di Aula Khatib Dayan, Kantor Sekretariat Bersama (Sekber) Pemko Banjarmasin, Sabtu (8/7). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi karyawan di bidang kebersihan.
Direktur PT ADD Berkah Group, Rifani, AMD., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen perusahaan dalam membekali pekerja agar mampu menjaga mutu pelayanan secara profesional.
“Kegiatan pelatihan ini khusus untuk karyawan PT ADD Berkah Group dan dilaksanakan selama dua hari,” ujar Rifani.
Untuk memberikan materi yang komprehensif, PT ADD Berkah Group menghadirkan Sudianah dari Tim Banglims Group Bandung sebagai narasumber utama. Kompetensi narasumber tersebut dinilai sangat krusial bagi pengembangan kemampuan para karyawan di lapangan.
Sudianah menjelaskan bahwa materi yang diberikan mencakup standar metode pekerjaan, standar penampilan, etika profesi, pengenalan alat standar, penggunaan bahan kimia, hingga operasional mesin pembersih.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengoptimalkan dan mengaplikasikan materi ini di area kerja mereka masing-masing,” tutur Sudianah.
Inisiatif ini disambut positif oleh pengawas PT ADD Berkah Group, Rahmat Boy. Ia menilai pembekalan tersebut sangat penting agar seluruh kru kebersihan dapat bekerja sesuai dengan prosedur operasional standar (Standard Operating Procedure/SOP).
“Melalui pelatihan ini, karyawan mendapatkan ilmu dan wawasan baru sehingga mereka dapat bekerja sesuai dengan SOP yang benar,” kata Rahmat.
Manfaat langsung juga dirasakan oleh para peserta, salah satunya Nurul yang sehari-hari bertugas di Sekber Pemko Banjarmasin. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan teknis yang belum pernah diketahui sebelumnya.
“Ilmu dari narasumber sangat bermanfaat. Sekarang kami bisa menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Hal yang sebelumnya kami tidak tahu, menjadi lebih tahu,” ungkap Nurul.






