Silaturahmi Tokoh Adat Dayak dan Polda Kalsel: Bersatu Jaga Kedamaian

Teks foto : Tokoh Adat Dayak se-Kalimantan Selatan saat menggelar silaturahmi di Aula Wisma Menyandar, Paringin, Kabupaten Balangan, Selasa (21/7/2026). (Foto: Ist)

Tokoh Adat Dayak Kalsel dan DAD bersama Polda Kalsel menggelar silaturahmi di Balangan demi mempererat persaudaraan dan menjaga situasi.

Paringin, wartaberitaindonesia.com – Tokoh Adat Dayak se-Kalimantan Selatan menggelar acara silaturahmi akbar. Oleh karena itu, mereka memusatkan kegiatan di Aula Wisma Menyandar Paringin, Selasa (21/7/2026). Agenda penting ini mengusung tema penguatan tali persaudaraan. Selanjutnya, pertemuan tersebut bertujuan mewujudkan daerah Banua yang aman. Perwakilan Dewan Adat Dayak berbagai kabupaten menghadiri langsung acara tersebut. Di samping itu, jajaran perwakilan Polda Kalsel juga ikut mengawal jalannya diskusi.Lembaga adat bersama kepolisian berkomitmen memperkuat sinergi keamanan. Selain itu, mereka ingin menjaga ketertiban masyarakat secara bersama-sama.

Bacaan Lainnya

Ketua DAD Provinsi Kalsel Mandan mengapresiasi tinggi pelaksanaan silaturahmi ini. Kemudian, ia menilai program ini efektif membangun komunikasi harmonis. Maka dari itu, Mandan berharap hubungan tokoh adat dan polisi semakin erat. Sinergi kuat akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan sosial.Perwakilan DAD Kabupaten Balangan Syahdi menyampaikan terima kasih mendalam. Sementara itu, ia berharap forum lintas sektoral ini terus berjalan. Sinergi yang kuat akan mengamankan kedamaian warga Banua. Jadi, nilai persaudaraan antarmasyarakat akan tetap terjaga baik. Perwakilan Polda Kalsel Ipda Sidik Aditya turut menegaskan komitmen kemitraan. Oleh sebab itu, kepolisian merangkul seluruh elemen masyarakat adat.Polri memandang tokoh adat memiliki peran sangat vital. Bahkan, para tokoh adat menjadi penyejuk utama warga. Lalu, polisi mengajak pemuka adat memperkuat kolaborasi kamtibmas. Komunikasi intensif akan mencegah potensi konflik sosial sejak dini. Akhirnya, pertemuan penuh keakraban ini menjadi fondasi kemajuan daerah. Seluruh elemen berkomitmen menjunjung tinggi nilai adat lokal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *