Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas di Balangan Fokus pada Pencegahan

Teks foto : Jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan bersama unsur TNI, Polri, dan tenaga kesehatan saat menghadiri kegiatan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas di Paringin, Kabupaten Balangan, Kamis (27/8/2026). (Foto: Istimewa)

Pemkab Balangan menggelar Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas untuk mendorong pola hidup sehat dan pencegahan dini penyakit kronis.

Paringin, wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan terus mendorong upaya pencegahan dan pengendalian penyakit prioritas di wilayahnya. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksa kesehatan.

Pemerintah daerah mewujudkan komitmen tersebut melalui kegiatan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas pada Kamis (27/8/2026). Acara strategis ini mengangkat tema utama “Cegah Penyakit, Hidup Sehat, Hidup Berkualitas”.

Gerakan ini fokus menyasar peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap sejumlah penyakit mematikan. Penyakit tersebut meliputi gangguan kardiovaskuler, kanker, diabetes melitus, stroke, serta penyakit urologi dan ginjal.

Selanjutnya, jajaran pemerintah daerah, unsur Kepolisian, TNI, dan tenaga kesehatan turut menghadiri kegiatan ini. Para peserta mendapatkan edukasi mendalam mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh dan upaya pencegahan sejak dini.

Di samping itu, panitia menilai pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam menekan risiko penyakit kronis. Oleh karena itu, petugas mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola makan dan rutin beraktivitas fisik. Warga juga harus menghindari kebiasaan buruk serta melakukan skrining kesehatan secara berkala.

Kemudian, Pemkab Balangan berharap gerakan ini mampu mendongkrak kesadaran kesehatan masyarakat secara signifikan. Segenap instansi wajib menjalankan upaya promotif dan preventif ini secara masif di lapangan. Akhirnya, pesan dalam tema acara menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama dari lingkungan keluarga.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *