Tim Satgas Karhutla Mabes TNI menggelar sosialisasi intensif di Kusan Hilir, Tanah Bumbu, guna memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi cegah karhutla.
Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com —
Tim Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI menggelar sosialisasi intensif di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Kota Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah dalam menghadapi ancaman karhutla.
Kaunit Kermabaktikes Puskes TNI, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, memimpin langsung acara tersebut. Sejumlah pejabat TNI turut mendampingi, termasuk Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI Kolonel Arh Hany Mahmudhi dan Pasipropat Setum Secapaad Kapten Inf Pery Supendi.
Pasi Ops Kodim 1022/Tanah Bumbu, Kapten Inf Sahlan, juga hadir mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam. Selain unsur TNI, agenda ini menghadiri unsur pimpinan daerah. Mereka adalah Danramil Kusan Hilir Lettu Inf Suratmin, Kapolsek Kusan Hilir Iptu Badruddin, Camat Kusan Hilir Amrullah, petugas Damkar, relawan BPBD, serta kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam paparannya, Kolonel Hisnindarsyah menegaskan bahwa kehadiran Tim Satgas Mabes TNI bertujuan memonitor langsung penanganan bencana. Langkah ini merupakan bentuk pelaksanaan instruksi Presiden terkait aksi cepat di lapangan.
“Konsep pemikiran Presiden menekankan aksi cepat melalui kolaborasi antara pusat dan daerah. Tim Satgas Karhutla datang untuk memberikan arahan sekaligus menerima masukan langsung dari masyarakat,” ujar Kolonel Hisnindarsyah. Ia juga mengingatkan bahwa dampak asap karhutla sangat masif merugikan sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kolonel Arh Hany Mahmudhi mengingatkan bahwa karhutla merupakan ancaman lintas sektor yang merusak lingkungan. Risiko ini akan memuncak saat memasuki musim kemarau panjang. TNI sendiri telah menyiagakan dan mengirimkan Satgas Karhutla ke berbagai titik rawan agar titik api tidak meluas.
Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, menyambut baik langkah taktis Mabes TNI ini. Menurutnya, edukasi langsung kepada aparatur desa dan masyarakat adalah kunci utama pencegahan bencana. Letkol Zierda pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada Tim Satgas Mabes TNI yang bersedia turun langsung ke wilayahnya.
Kegiatan sosialisasi yang berakhir dengan sesi tanya jawab interaktif ini berjalan lancar. Momentum tersebut berhasil memperkuat komitmen seluruh elemen di Kabupaten Tanah Bumbu dalam menjaga wilayah dari bencana kabut asap.






