Pemprov Kalsel terima sertifikat tanah aset BMD/BUMD dan program LSDP. DPRD Kalsel dorong optimalisasi aset demi tingkatkan PAD.
Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com –
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi menerima sertifikat tanah aset Barang Milik Daerah (BMD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat kepastian hukum serta tata kelola aset di Bumi Lambung Mangkurat. Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung bersamaan dengan peluncuran program Local Service Delivery Project (LSDP) di Gedung Auditorium K.H. Idham Chalid, Banjarbaru, Rabu (2/9).
Oleh karena itu, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, H. Jahrian, S.E., menegaskan bahwa legalitas aset wajib diikuti dengan pengelolaan yang optimal. Menurutnya, aset yang jelas hukumnya harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik dukungan pemerintah pusat. Kami berharap bantuan dan aset ini dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran,” ujar Jahrian setelah kegiatan.
Selanjutnya, Jahrian menambahkan bahwa DPRD Kalsel akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat untuk mengawal pemanfaatan aset dan bantuan tersebut. Langkah ini bertujuan agar pengelolaan aset sesuai ketentuan, meningkatkan produktivitas BUMD, serta mendongkrak kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN RI, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan bentuk nyata pengamanan aset negara dan daerah. Dengan demikian, aset pemerintah kini memiliki kepastian hukum yang jauh lebih kuat.
Selain itu, Ossy menyebutkan bahwa penguatan sertifikasi ini terwujud berkat sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Lewat kolaborasi ini, pemerintah daerah kini dapat menata dan mengelola aset BMD maupun BUMD secara lebih tertib.
Akhirnya, acara ini juga merangkaikan penyaluran program LSDP ke sejumlah daerah di Kalsel. Beberapa wilayah yang menerima program tersebut adalah Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Kotabaru.






