DPRD Kota Banjarmasin menggelar Paripurna Istimewa Harjad ke-500. Rikval Fachruri dan Wali Kota Yamin HR tekankan pentingnya kelestarian lingkungan.
Banjarmasin,
Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, memimpin Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin di Ruang Paripurna DPRD, Kamis (24/9/2026). Momentum lima abad ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang kota. Acara ini juga meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian Banjarmasin bagi generasi mendatang.
Dalam pidatonya, Rikval Fachruri menyampaikan bahwa usia lima abad bukanlah perjalanan yang singkat. Meski generasi dan kepemimpinan terus berganti, Banjarmasin tetap berdiri kokoh. Kota ini berkembang bersama sungai, kampung, sektor perdagangan, serta masyarakatnya.
“Dari tahun 1526 hingga 2026, generasi datang dan pergi, pemimpin berganti, tetapi Banjarmasin masih tetap berdiri,” ujar Rikval.
Ia menambahkan, perkembangan kota hari ini merupakan kontribusi besar dari banyak pihak. Kemajuan tersebut melibatkan peran para pendahulu, ulama, pemimpin, buruh, pedagang, nelayan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, TNI/Polri, pemadam kebakaran, hingga keluarga-keluarga sederhana.
“Banjarmasin hari ini tidak tegak oleh generasi kita saja. Ada perjuangan para pendahulu, doa para ulama, kerja keras pemimpin, dan tangan masyarakat yang ikut membangun kota ini dari generasi ke generasi,” lanjutnya.
Bagi Rikval, peringatan lima abad ini harus menjadi momentum penting untuk mengapresiasi sejarah. Seluruh pihak perlu mensyukuri perjalanan, mengevaluasi kondisi saat ini, serta menentukan arah masa depan Banjarmasin.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyampaikan hal lain. Pemerintah sengaja menggelar peringatan Hari Jadi ke-500 tahun ini secara lebih sederhana. Langkah tersebut mengekspresikan bentuk empati dan keprihatinan atas berbagai musibah yang sedang menimpa masyarakat.
“Atas nama pribadi, saya mohon maaf apabila peringatan Hari Jadi ke-500 ini tidak semeriah yang dibayangkan masyarakat. Dalam kondisi saat ini, banyak musibah yang terjadi, sehingga kami melaksanakan perayaan sesederhana mungkin,” ungkap Yamin.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memilih untuk meniadakan sejumlah kegiatan hiburan dan seremonial. Alhasil, semangat hari jadi tahun ini dialihkan pada aksi kepedulian sosial dan gerakan saling menguatkan antar-sesama.
Pemerintah mengambil keputusan tersebut dengan mempertimbangkan situasi daerah yang sedang prihatin. Saat ini warga menghadapi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), penurunan kualitas udara, kekeringan, krisis air bersih, serta musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Menurut Yamin, usia 500 tahun menjadi titik awal untuk mengevaluasi kinerja pemerintah. Langkah ini juga penting demi menentukan warisan (legacy) terbaik bagi anak cucu di masa depan. Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.
“Sesuai dengan tema 500 tahun, ‘Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi’, mari kita bersama-sama bekerja dan bergotong-royong untuk mewujudkan Banjarmasin yang lebih baik,” tuturnya.
Salah satu fokus utama yang mendapat sorotan Yamin adalah keberlanjutan lingkungan. Ia berharap langkah taktis dalam menjaga kebersihan kota, sungai, anak sungai, dan kanal dapat memberikan manfaat langsung bagi generasi penerus.
“Kita harus bersiap dari sekarang dengan menjaga lingkungan, kebersihan, serta mempertahankan jumlah anak sungai dan kanal di Banjarmasin. Ini adalah hal yang krusial bagi kita semua,” tegas Yamin.
Sebagai penutup, Yamin mengingatkan peran strategis daerah. Banjarmasin tidak hanya identik sebagai Kota Seribu Sungai, tetapi juga memegang peran penting sebagai pusat jasa, perdagangan, dan pariwisata. Oleh karena itu, arah pembangunan harus tetap berbasis pada perlindungan karakter dan identitas lingkungan kota.
Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat. Warga dipersilakan memberikan dukungan, saran, maupun kritik yang membangun demi kemajuan daerah.
“Selamat Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang saya cintai. Pemerintah siap menerima saran, kritik, dan pendapat demi kemajuan dan kepentingan masyarakat Kota Banjarmasin,” pungkasnya.






