DPRD Banjarmasin Dorong SKPD Optimalkan Anggaran 2026

Teks foto : Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachuri memberikan keterangan pers terkait optimalisasi penyerapan anggaran SKPD dan antisipasi banjir di Gedung DPRD Kota Banjarmasin, Sabtu (7/11/2026). (Foto: Ist)

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri mendesak SKPD mempercepat penyerapan anggaran 2026 dan meminta normalisasi drainase penanganan banjir dirutinkan.

Banjarmasin, wartabertaindonesia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengoptimalkan penyerapan anggaran hingga akhir tahun 2026. Langkah ini dinilai krusial agar belanja daerah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memicu perputaran ekonomi lokal.

Bacaan Lainnya

 

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachuri, menegaskan bahwa optimalisasi anggaran bukan hanya tanggung jawab SKPD yang menangani proyek fisik. Seluruh perangkat daerah, terutama yang bersentuhan dengan pelayanan publik, wajib melakukan percepatan.

 

“Harapannya, ketika penyerapan anggaran maksimal, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Perputaran ekonomi di Banjarmasin juga akan semakin baik,” ujar Rikval kepada wartawan di Banjarmasin, Sabtu (7/11/2026).

 

Rikval memetakan sejumlah sektor prioritas yang membutuhkan perhatian serius, antara lain infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga bidang sosial. Khusus sektor infrastruktur, ia menyoroti urgensi penyelesaian perbaikan jalan, rehabilitasi jembatan, serta program bedah rumah warga.

 

Ia meminta SKPD terkait mempercepat penyelesaian program tersebut agar serapan anggaran tidak sekadar memenuhi laporan administratif, melainkan mewujud pada pembangunan riil yang dibutuhkan warga.

 

Terkait angka pasti realisasi serapan anggaran di setiap SKPD, Rikval mengaku dewan belum memegang data terperinci. DPRD menjadwalkan rapat evaluasi sekaligus pembahasan anggaran pada 12–14 November 2026.

 

“Dalam rapat evaluasi nanti akan kita lihat sejauh mana realisasi penyerapan anggaran masing-masing SKPD. Saat ini kami belum memegang angka pastinya,” jelasnya.

 

Di sisi lain, DPRD juga menyoroti kesiapan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengantisipasi banjir menjelang musim hujan. Dewan meminta pemeliharaan infrastruktur seperti pengerukan sungai, anak sungai, dan pembersihan drainase yang tersumbat dilakukan secara berkelanjutan.

 

Rikval berharap normalisasi saluran air ini tidak menjadi proyek musiman, melainkan program rutin agar kapasitas tampung air tetap optimal.

 

“Langkah preventif ini harus berkelanjutan agar saat intensitas hujan tinggi, aliran air tetap lancar dan potensi genangan maupun banjir di Banjarmasin dapat diminimalkan,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *