Paringin, wartaberitaindonesia.com – Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Balangan periode 2026–2029, Saiful Arif (YD7JOE), langsung tancap gas menyusun langkah strategis organisasi. Target tersebut dicanangkan usai kepengurusan baru resmi terbentuk pada 13 Juni 2026 lalu.
Hal itu ditegaskan Saiful dalam rapat pengurus ORARI Balangan, Minggu (21/6/2026). Saiful yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan ini meminta seluruh bidang kepengurusan segera menjalankan tugas dan fungsinya demi memperkuat organisasi serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.
“Seluruh pengurus harus bergerak cepat menjalankan program kerja yang telah disusun. Organisasi akan semakin kuat apabila seluruh bidang aktif bekerja sesuai tanggung jawabnya,” ujar Saiful Arif.
Menurutnya, salah satu program prioritas jangka pendek adalah pembentukan dan penguatan sekretariat ORARI sebagai pusat administrasi, koordinasi, dan pengembangan kegiatan. Selain itu, pihaknya fokus melakukan rekrutmen anggota baru guna memperluas jaringan sekaligus menarik minat generasi muda pada dunia komunikasi radio amatir.
Tak hanya memperkuat internal, ORARI Balangan juga membidik sektor pendidikan dengan mengenalkan radio amatir kepada pelajar melalui kegiatan kepramukaan. Program ini diarahkan sebagai sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan keterampilan komunikasi.
“Pelajar Pramuka menjadi sasaran pembinaan karena memiliki semangat belajar dan pengabdian yang sejalan dengan nilai-nilai ORARI,” tambahnya.
Sementara di bidang kemasyarakatan, ORARI Balangan berkomitmen memperkuat dukungan pada kegiatan sosial dan penanggulangan kebencanaan. Jaringan komunikasi radio amatir disiapkan sebagai jalur alternatif darurat saat infrastruktur komunikasi umum terganggu akibat bencana alam.
Saiful berharap kepengurusan periode 2026–2029 ini dapat bekerja solid dan profesional agar kehadirannya memberi manfaat nyata bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan.
“ORARI bukan sekadar wadah penggemar radio, melainkan organisasi yang punya peran penting dalam aksi sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan kebencanaan,” pungkasnya.






