Kabupaten Balangan meraih peringkat pertama nasional sebagai daerah terinovatif pada Indeks Inovasi Daerah (IID) dengan skor 96,8.
Paringin, wartaberitaindonesia.com – Kabupaten Balangan sukses mengukuhkan posisinya di panggung nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Abdul Hadi, daerah ini berhasil menduduki peringkat pertama nasional sebagai daerah terinovatif dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025 dengan skor impresif 96,8.
Capaian prestisius ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan dalam menjadikan inovasi sebagai pilar utama penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan mutu pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah.
Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas torehan tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi solid antara seluruh jajaran birokrasi, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas capaian Kabupaten Balangan yang berhasil menempati peringkat pertama nasional sebagai daerah terinovatif. Ini bukan keberhasilan individu, melainkan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak,” ujar Abdul Hadi kepada awak media, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, inovasi adalah kunci utama agar birokrasi mampu adaptif terhadap kebutuhan dinamika masyarakat. Oleh sebab itu, ia selalu mendorong setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melahirkan terobosan yang berdampak langsung bagi publik, bukan sekadar formalitas penilaian.
“Bagi saya, inovasi bukan sekadar mengejar penghargaan atau peringkat. Yang paling esensial adalah bagaimana inovasi tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,
mempermudah pelayanan, mempercepat pembangunan, dan menjadi solusi nyata,” tegasnya.
Meski meraih predikat nomor satu, Abdul Hadi mengingatkan jajarannya agar tidak terlena. Status sebagai daerah terinovatif justru membawa tanggung jawab baru yang lebih besar untuk mempertahankan kinerja tersebut.
“Capaian ini harus menjadi cambuk bagi kita semua untuk bekerja lebih baik lagi. Jangan cepat puas. Kita memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas inovasi di Kabupaten Balangan ke depan,” imbuhnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah menanamkan inovasi sebagai budaya kerja sehari-hari. Evaluasi berkala terhadap program yang berjalan wajib dilakukan agar pelayanan publik makin efektif, efisien, transparan, dan mudah diakses.
Menutup keterangannya, Abdul Hadi menekankan bahwa keberhasilan daerah tidak bisa bertumpu pada pemerintah saja. Kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat luas adalah modal utama menciptakan lompatan pembangunan.
“Semoga prestasi ini menjadi energi positif bagi seluruh warga. Mari kita terus bergerak bersama dan berinovasi. Dengan kebersamaan, insyaallah Balangan akan semakin maju, unggul, dan sejahtera,” pungkasnya.
Torehan gemilang ini sekaligus mempertegas arah kebijakan kepemimpinan H. Abdul Hadi yang konsisten membawa Kabupaten Balangan menjadi daerah yang lebih maju, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat yang prima.






