Antisipasi DBD, Tim Gabungan Periksa Jentik Nyamuk di Kuala Kurun

Teks foto : Tim gabungan dari Polsek Kurun, TNI, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas membentangkan spanduk edukasi saat memeriksa jentik nyamuk di rumah warga Kelurahan Kuala Kurun, Jumat (5/6). Kegiatan ini menyasar bak air dan pekarangan guna memberantas sarang nyamuk Aedes aegypti. (Foto: Ist)

Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com – Jajaran Polsek Kurun bersama unsur TNI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunung Mas menggelar aksi nyata pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Jumat (5/6). Kegiatan kolaboratif ini difokuskan pada pemeriksaan jentik nyamuk dan edukasi kesehatan langsung kepada masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

 

Bacaan Lainnya

Aksi peduli lingkungan ini dimulai pukul 08.30 WIB. Petugas gabungan menyisir pemukiman warga secara humanis. Personel yang terlibat meliputi Bhabinkamtibmas Polsek Kurun Aipda Isoda dan Brigpol Kahayan Taro, Babinsa Koramil Kurun, tujuh petugas Dinkes, aparat kecamatan, kelurahan, Puskesmas Kurun, serta ketua RT setempat.

 

Di lapangan, tim bergerak dari rumah ke rumah untuk memeriksa tempat penampungan air, seperti bak mandi, vas bunga, hingga barang bekas di pekarangan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Selain memeriksa jentik, petugas mengedukasi warga mengenai program 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang, ditambah langkah menghindari gigitan nyamuk menggunakan losion atau kelambu.

 

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Plh. Kapolsek Kurun Ipda Annaqib Mufadhol, S.Tr.K., menyatakan kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Sinergitas ini diharapkan mampu menekan angka penyebaran penyakit berbasis lingkungan di wilayah hukum Polsek Kurun.

 

“Kami mendampingi pihak kesehatan untuk memastikan lingkungan warga aman dari ancaman jentik nyamuk. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Langkah preventif seperti ini harus konsisten digalakkan,” ujar Ipda Annaqib.

 

Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mendukung program kesehatan pemerintah. Melalui edukasi 3M Plus, warga diajak menjadi juru pemantau jentik (jumantik) mandiri di rumah masing-masing.

 

Aksi ini mendapat apresiasi tinggi dari warga dan ketua RT setempat. Warga merasa terbantu karena mendapat pemahaman langsung cara mencegah DBD. Melalui kegiatan ini, Kelurahan Kuala Kurun diharapkan menjadi wilayah yang bersih dan tangguh penyakit, demi mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang sehat dan kondusif.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *