Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com
– Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi PKS, Habib Hamid Bahasyim, meminta pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap kondisi asrama mahasiswa milik daerah. Ia mendesak agar perbaikan fasilitas tersebut menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Permintaan ini disampaikan dalam rapat koordinasi Komisi I DPRD Kalsel bersama Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Ruang Rapat Komisi I, Jumat (10/7/2026).
Rapat tersebut mengendakan evaluasi pelaksanaan APBD 2026 sekaligus persiapan penyusunan anggaran tahun berikutnya.
Dalam rapat itu, Habib Hamid meminta Biro Umum memaparkan kondisi seluruh asrama mahasiswa milik Pemprov Kalsel. Paparan harus mencakup tingkat kelayakan bangunan, ketersediaan fasilitas, hingga kebutuhan pemeliharaan dan rehabilitasi.
Menurutnya, asrama mahasiswa memiliki peran krusial sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah bagi putra-putri Kalsel yang menempuh pendidikan di luar daerah. Oleh karena itu, jaminan keamanan, kenyamanan, dan kelayakan hunian wajib diprioritaskan.
Selain menyoroti asrama, Komisi I juga mengevaluasi pelaksanaan anggaran 2026. DPRD menemukan adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang dinilai masih tinggi. Angka ini perlu ditekan melalui perencanaan program yang lebih matang dan realistis.
Habib Hamid berharap penyusunan APBD 2027 tidak hanya meningkatkan efektivitas penyerapan anggaran. Ia ingin anggaran baru tersebut mampu mengakomodasi pemeliharaan aset daerah yang berdampak langsung pada pelayanan publik, termasuk penyediaan hunian layak bagi mahasiswa.






