SMAN 2 Banjarmasin menganulir keputusan awal dan memastikan belasan siswa atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) naik ke kelas 11.
Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com-
Kepala SMAN 2 Banjarmasin Muhdi Harto memastikan belasan siswa atlet Kelas Khusus Olahraga naik ke kelas 11 pada Jumat (24/07/2026). Pihak sekolah mengundang jajaran Disdikbud Kalsel, Dispora, hingga pengurus KONI Kalsel dalam jumpa pers resmi. Selanjutnya, Muhdi menjelaskan bahwa acuan penilaian awal sekolah sempat memicu polemik penahanan kenaikan kelas para atlet. Pihak manajemen sekolah kemudian menyelaraskan aturan internal dengan juknis Kementerian Pendidikan terkait poin nilai tambahan prestasi. Oleh karena itu, rapat evaluasi ulang menetapkan seluruh nilai siswa atlet telah memenuhi syarat kelulusan. Hasilnya, keputusan bersama ini menganulir kebijakan lama sekaligus menyelamatkan masa depan para atlet muda.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kalsel Abdul Rahim mengapresiasi langkah kooperatif sekolah dalam menyelesaikan hambatan regulasi tersebut. Pihak dinas menjamin perlindungan hak pendidikan serta pengembangan bakat olahraga bagi seluruh siswa berprestasi. Selain itu, pimpinan sekolah berkomitmen mendukung penuh jadwal latihan para atlet tanpa mengabaikan capaian akademik harian. Pengelola sekolah meminta para atlet fokus menghadapi berbagai kejuaraan olahraga untuk mengharumkan nama daerah. Pada akhirnya, solusi cepat ini memberikan kepastian hukum serta ketenangan bagi para pelajar dan orang tua. Di sisi lain, instansi terkait terus mematangkan kurikulum fleksibel bagi kelas khusus olahraga.






