Titik Api Karhutla Menurun, BPBD Balangan Tetap Minta Warga Waspada

Teks foto : Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, saat meninjau aktivitas di Pos Komando Penanganan Bencana Karhutla, Kamis (10/9/2026). (Foto: Ist)

BPBD Kabupaten Balangan melaporkan penurunan signifikan titik api (hotspot) karhutla dalam sepekan terakhir akibat guyuran hujan.

Paringin, wartaberitaindonesia.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melaporkan adanya penurunan signifikan titik api (hotspot) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam sepekan terakhir.

Bacaan Lainnya

 

Penurunan ini dipicu oleh intensitas hujan yang beberapa kali mengguyur wilayah Kabupaten Balangan. Guyuran hujan tersebut efektif menekan potensi kebakaran sekaligus memadamkan sejumlah titik api yang sebelumnya terdeteksi di beberapa kecamatan.

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, S.H., mengonfirmasi bahwa curah hujan dalam beberapa hari terakhir membawa dampak positif yang besar terhadap pengendalian Karhutla.

 

“Dalam minggu ini beberapa kali terjadi hujan, sehingga sangat berdampak terhadap penurunan titik api di Kabupaten Balangan,” ujar Rahmi, Kamis (10/9/2026).

 

Rahmi menambahkan, penurunan titik api ini juga terpantau lewat data instansi terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kolaborasi informasi ini menunjukkan kondisi Karhutla di Balangan kini kian membaik.

 

Meski situasi melandai, BPBD Balangan meminta masyarakat tidak lengah dan tetap waspada. Potensi Karhutla dinilai masih bisa melonjak kembali jika cuaca ekstrem panas dan kering kembali melanda.

 

Saat ini, BPBD Balangan bersama unsur terkait terus memperketat pemantauan di wilayah-wilayah rawan. Mereka juga gencar mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara dibakar.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *