Polres Gunung Mas dan TNI Gelar Patroli Siaga Karhutla

Teks foto : Personel gabungan dari Polres Gunung Mas, TNI, Satpol PP, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) saat menggelar patroli terpadu serta mengecek area lahan rawan kebakaran di Desa Petak Bahandang dan Desa Teluk Nyatu, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (25/9). (Foto: Ist)

Tim gabungan TNI-Polri dan MPA menggelar patroli siaga karhutla di Desa Petak Bahandang dan Teluk Nyatu, Kabupaten Gunung Mas.

Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com –

Bacaan Lainnya

Kapolres Gunung Mas, AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selanjutnya, kegiatan peninjauan ini berlangsung di dua titik berbeda di wilayah Kurun, Kabupaten Gunung Mas. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (24/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Oleh karena itu, Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H., M.Si., turut mendampingi Kapolres di lapangan.

 

Pada saat yang sama, tim gabungan sedang memadamkan api di lingkungan Jalan A Runting 1 dan Jalan Tjilik Riwut. Selain itu, upaya pemadaman ini melibatkan sinergi lintas unsur yang sangat kuat. Personel gabungan tersebut terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

 

Untuk memaksimalkan penanganan, petugas membagi personel menjadi dua tim. Pembagian ini bertujuan agar para petugas dapat menjinakkan kobaran api di kedua lokasi secara bersamaan. Berdasarkan perkiraan, kebakaran tersebut melahap lahan seluas kurang lebih satu hektare di masing-masing titik.

 

Kehadiran langsung pucuk pimpinan Polres Gunung Mas ini bertujuan untuk memastikan proses pemadaman berjalan taktis. Oleh sebab itu, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan personel di lapangan. Tidak hanya itu, beliau juga menuntut soliditas yang kuat antaranak buah dan instansi terkait.

 

“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapan, respons cepat, dan kerja sama seluruh unsur. Hal ini penting agar petugas dapat menangani kondisi di lapangan secara terkoordinasi,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi melalui PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Jumat (25/9) pagi.

 

Di samping memastikan kesiapsiagaan personel, Kapolres juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat. Oleh karena itu, warga harus ikut berperan aktif dalam melakukan pencegahan. Mereka dilarang keras melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara dibakar.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Segera laporkan melalui layanan call center 110 apabila menemukan titik api, sehingga petugas dapat memberikan respons sedini mungkin,” pungkas Kapolres.

 

Pada akhirnya, langkah taktis Polres Gunung Mas bersama tim gabungan ini menjadi bukti nyata komitmen lintas sektor. Dengan demikian, mereka dapat meminimalisasi dampak karhutla yang mengancam lingkungan hidup dan aktivitas masyarakat di wilayah Kurun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *