Tim gabungan TNI-Polri dan Damkar menggelar patroli skala besar menyisir titik rawan karhutla dan balap liar di Kabupaten Gunung Mas.
Kuala Kurun wartaberitaindonesia.com –
Personel gabungan menggelar patroli skala besar di sejumlah kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, petugas juga mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Tim gabungan ini terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gunung Mas. Mereka melaksanakan kegiatan tersebut pada hari Jumat (25/9) malam.
Petugas mengawali kegiatan dengan apel kesiapan di halaman Mako Polres Gunung Mas pada pukul 21.00 WIB. Selanjutnya, Kapolres Gunung Mas, AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., memimpin langsung apel tersebut. Jajaran pejabat utama dan personel dari berbagai unsur terkait turut menghadiri kegiatan ini.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan pentingnya patroli terpadu ini. Menurut beliau, kegiatan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini. Oleh karena itu, petugas dapat mengantisipasi potensi karhutla maupun gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan malam hari.
“Patroli ini adalah wujud kesiapan aparat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan. Kami fokus pada pencegahan dan antisipasi dini agar situasi di wilayah hukum Polres Gunung Mas tetap aman dan kondusif,” ujar Arum melalui PS Kasihumas, Ipda Abner, S.Sos., Sabtu (26/9) pagi.
Fasilitas mobilitas yang kuat mendukung pergerakan personel di lapangan. Di samping itu, fasilitas tersebut meliputi tujuh unit kendaraan patroli roda empat (R4) kepolisian. Tim juga membawa satu unit kendaraan roda enam (R6) Water Cannon (AWC) Polri, serta satu unit armada R6 Damkar.
Sekitar pukul 21.15 WIB, tim gabungan langsung bergerak menyisir sejumlah wilayah rawan. Oleh sebab itu, petugas dapat memantau ada tidaknya titik api (hotspot) secara langsung. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk mencegah aksi pembakaran lahan secara liar oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Petugas tidak hanya fokus pada penanganan karhutla. Menjelang tengah malam tepatnya pukul 23.00 WIB, mereka mengalihkan sasaran patroli ke sejumlah ruas jalan protokol. Kawasan tersebut kerap menjadi arena balapan liar. Akibatnya, langkah ini penting guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Hingga patroli berakhir Sabtu dini hari, petugas tidak menemukan adanya kejadian menonjol. Dengan demikian, seluruh wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Pada akhir kesempatan, Kapolres mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan. Warga juga dilarang melakukan tindakan yang memicu kebakaran. Tidak hanya itu, warga harus segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan di sekitar mereka.






