BPBD Balangan Targetkan Pemulihan Pascabanjir Rampung Februari

Teks foto: BPBD Balangan menggelar pelatihan kedisiplinan personel TRC untuk menghadapi situasi kebencanaan. (Ist)

Paringin, wartaberitaindonesia.com – Proses pemulihan pascabanjir dan banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, terus menunjukkan progres signifikan di berbagai sektor. Memasuki masa transisi darurat ke pemulihan, pemerintah daerah fokus pada rehabilitasi mental warga, perbaikan infrastruktur, hingga pemenuhan kebutuhan dasar.

 

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H. Rahmi, menyatakan bahwa seluruh upaya penanganan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan bantuan tepat sasaran.

 

Rahmi mengungkapkan, salah satu prioritas utama saat ini adalah pemulihan kondisi mental warga, terutama kelompok rentan.

“Untuk progres penanganan masa transisi, kegiatan trauma healing sudah dilaksanakan di dua wilayah terdampak paling parah, yaitu Kecamatan Halong dan Kecamatan Tebing Tinggi,” ujar Rahmi.

 

Pendampingan psikososial ini difokuskan kepada anak-anak guna membantu mereka mengatasi dampak emosional pascabencana.

Sementara itu, di sektor perumahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Balangan telah bergerak melakukan perbaikan fisik.

 

“PUPR sudah mulai memperbaiki rumah warga yang rusak. Progresnya bervariasi, ada yang sudah tuntas 100 persen, ada yang berkisar 30 hingga 60 persen, dan sebagian masih dalam tahap pengadaan material. Selain rumah, perbaikan fasilitas umum seperti jembatan yang rusak diterjang banjir bandang juga tengah dipersiapkan,” jelasnya.

 

Sektor pendidikan dan sosial juga tak luput dari perhatian. Dinas Pendidikan saat ini tengah memproses penyaluran seragam serta perlengkapan sekolah bagi siswa yang kehilangan alat tulis akibat banjir.

 

Di sisi lain, Dinas Sosial tengah menyiapkan bantuan alat masak untuk membantu warga kembali beraktivitas normal di rumah masing-masing.

 

Mengingat banyaknya cakupan wilayah yang terdampak, Pemerintah Kabupaten Balangan membuka peluang untuk memperpanjang masa transisi darurat. Keputusan ini akan diambil berdasarkan hasil evaluasi lapangan dalam rapat koordinasi lintas sektoral mendatang.

 

“Mudah-mudahan pada Februari ini seluruh progres pemulihan bisa rampung sepenuhnya,” harap Rahmi.

 

Adapun data terdampak bencana banjir dan banjir bandang yang melanda Balangan pada 27 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 tersebut tercatat wilauah yang berdampak: 34 desa di 6 kecamatan (Awayan, Tebing Tinggi, Halong, Juai, Paringin Selatan, dan Lampihong).

 

Populasi: 4.289 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 13.825 jiwa.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *