CSR PT BIB Gelar Pelatihan Table Manner, Dongkrak Profesionalisme UMKM Kuliner

Teks foto : Peserta dan instruktur mengabadikan momen usai mengikuti Pelatihan Table Manner garapan CSR PT Borneo Indobara (BIB) di Angsana, Rabu (6/5/2026). Program pendampingan berkelanjutan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelayanan dan daya saing pelaku UMKM kuliner desa. (Foto: Istimewa)

Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com – Program CSR PT Borneo Indobara (BIB) kembali memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi lokal melalui Pelatihan Table Manner bagi pelaku usaha kuliner dan jasa boga binaan, Rabu (6/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Angsana ini diikuti 11 peserta dari UMKM Center Angsana serta pelaku usaha katering desa.

 

Bacaan Lainnya

Pelatihan ini bertujuan mendongkrak kapasitas dan kualitas pelayanan UMKM agar mampu bersaing profesional. Untuk menjamin mutu pelatihan, PT BIB menghadirkan instruktur profesional dari PT CAS Group yang ahli di bidang hospitality dan pelayanan restoran.

 

Selama pelatihan, peserta dibekali materi komprehensif. Mulai dari etika makan formal, standar pelayanan pelanggan, teknik penyajian hidangan, hingga praktik penataan meja resmi (table setup). Selain teori, peserta langsung mengikuti simulasi pelayanan restoran dan jamuan resmi.

 

Pelaku usaha budidaya jamur dan katering, Carisa, mengaku mendapat wawasan baru yang siap ia terapkan dalam bisnisnya. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami jadi paham cara memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, mulai dari teknik penyajian hingga etika penanganan tamu,” ujarnya.

 

PIC Program Home Industri CSR PT BIB, Muhammad Rizki, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan. Targetnya, UMKM binaan memiliki standar pelayanan tinggi untuk menangkap peluang pasar yang lebih luas.

 

Rizki menambahkan, kualitas UMKM binaan PT BIB sebenarnya telah teruji. Beberapa di antaranya bahkan sukses dipercaya menyajikan hidangan untuk tamu VVIP pada peluncuran Kendaraan Listrik (EV) PT BIB yang dihadiri jajaran PLN dan kementerian, beberapa waktu lalu.

 

“Kami ingin membuka wawasan pelaku usaha bahwa kualitas pelayanan adalah kunci pertumbuhan bisnis. Produk yang baik harus diimbangi dengan cara melayani yang profesional agar usaha lokal memiliki nilai tambah,” tegas Rizki. Through program ini, PT BIB berharap UMKM lokal semakin percaya diri dan mampu menciptakan standar pelayanan terbaik.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *