Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 5 Banjarmasin resmi berakhir pada Jumat (3/7/2026). Seluruh kuota daya tampung sebanyak 396 calon peserta didik kini telah terpenuhi secara penuh.
Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Banjarmasin, H. Mukhlis Takwin, menjelaskan bahwa sekolah sempat melakukan penyesuaian kuota. Langkah ini diambil karena pendaftar jalur afirmasi tidak memenuhi target.
“Kuota jalur afirmasi awalnya ditetapkan sebesar 30 persen dari total daya tampung. Namun, pendaftar yang memenuhi syarat hanya mencapai 26 persen,” ujar Mukhlis.
Untuk menutupi kekurangan tersebut, pihak sekolah mengalihkan sisa kuota ke jalur domisili (zonasi) dengan memperluas jangkauan jarak rumah calon siswa.
“Radius domisili yang semula maksimal 920 meter diperluas menjadi 950 meter. Kebijakan ini berhasil membuat kuota penerimaan 396 siswa terpenuhi,” terangnya.
Menanggapi adanya keluhan dari calon murid yang tidak lolos jalur domisili, Mukhlis menyatakan pihak sekolah sangat memahami kekecewaan orang tua dan anak. Namun, ia memastikan seluruh proses SPMB berlangsung transparan dan sesuai regulasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Ia menegaskan, sekolah tidak punya wewenang untuk menambah daya tampung mandiri atau mengubah hasil seleksi yang sudah dikunci oleh sistem.
Meski begitu, SMAN 5 Banjarmasin berkomitmen untuk membuka layanan informasi dan pendampingan. Sekolah siap membantu calon siswa yang gugur agar mendapatkan alternatif sekolah lain yang masih membuka pendaftaran.






