Sekda Balangan Fakhriyanto merespons catatan kritis DPRD terkait APBD. Pemkab berkomitmen memperketat transparansi dan efektivitas anggaran.
Paringin, wartaberitaindonesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan berkomitmen meningkatkan akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengelolaan anggaran daerah. Hal ini menegaskan respons pemkab terhadap catatan dan pandangan fraksi-fraksi DPRD Balangan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, menyatakan bahwa masukan dari legislatif merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar program kerja berjalan lebih tepat sasaran.
“Pemerintah daerah sangat menghargai setiap catatan, saran, dan masukan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD. Hal ini menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan pembangunan ke depan,” ujar Fakhriyanto.
Ia melanjutkan, Pemkab Balangan memastikan setiap penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan. Prinsip efisiensi dan efektivitas tetap menjadi prioritas utama.
Fakhriyanto menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah tidak boleh hanya fokus pada penyerapan anggaran. Output dari anggaran tersebut harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Untuk itu, seluruh perangkat daerah didorong meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Penggunaan anggaran wajib disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Sekda menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Komunikasi yang kuat diharapkan mampu memperketat pengawasan kebijakan anggaran.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.
Melalui evaluasi berkelanjutan ini, Pemkab Balangan berharap pelaksanaan APBD ke depan semakin terarah dan terukur demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.






