Paringin, wartaberitaindonesia.com – Peran strategis pemuda dalam mendorong kemajuan daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional menjadi sorotan utama dalam kegiatan Refleksi Akhir Kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Balangan periode 2023-2026. Acara tersebut digelar di Loksado, Sabtu (2/5/2026).
Hadir sebagai pembicara, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menekankan pentingnya refleksi diri bagi generasi muda Banua. Ia mendorong para pemuda untuk tidak hanya berkiprah di tingkat lokal, tetapi juga berani tampil di kancah nasional.
“Ini menjadi bahan refleksi kita. Jangan sampai kita hanya kuat di daerah sendiri, tetapi tidak percaya diri saat bersaing di tingkat nasional,” ujar Rifqinizamy.
Ia menyoroti masih minimnya keterwakilan putra daerah Kalimantan Selatan, khususnya dari Balangan, di level pemerintahan pusat. Kondisi ini dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untuk mempersiapkan kapasitas diri dengan lebih baik.
Rifqinizamy memaparkan empat modal utama yang harus dimiliki pemuda untuk menembus level nasional:
Kompetensi: Memiliki latar belakang pendidikan dan keterampilan yang mumpuni agar mampu menganalisis persoalan serta menghadirkan solusi nyata.
Kemampuan Komunikasi: Cakap dalam berbicara dan menulis, termasuk memanfaatkan media sosial secara bijak untuk menyampaikan gagasan.
Jaringan (Networking): Memanfaatkan organisasi kepemudaan sebagai wadah strategis membangun relasi luas demi membuka peluang kolaborasi.
Kecerdasan Emosional dan Spiritual: Menjaga kerendahan hati, mampu mengendalikan diri, serta menjadikan nilai agama sebagai landasan bertindak.
Selain pengembangan diri, Rifqinizamy juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antardaerah di Kalimantan Selatan, terutama dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. Menurutnya, kemajuan mustahil dicapai melalui ego sektoral.
“Kalau daerah lain bisa, daerah kita juga harus bisa. Kuncinya adalah kebersamaan dan kemauan untuk terus berkembang,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi pemuda Balangan untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.






