Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M Fahri Siregar meminta mahasiswa FH Uniska tidak merokok saat berkendara demi keselamatan.
Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) mendorong pihak perguruan tinggi untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara. Kampus diharapkan mampu membangun budaya tertib lalu lintas yang kuat di lingkungan sivitas akademika.
Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol. Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., saat memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas di Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB), Kamis (8/10).
Dalam paparannya, Fahri menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas umumnya dipicu oleh empat faktor utama: kondisi jalan, cuaca, faktor manusia, dan kelaikan kendaraan. Oleh karena itu, keselamatan di jalan raya sangat bergantung pada aspek perilaku dan konsentrasi pengendara, bukan sekadar kondisi fisik kendaraan.
Ia mencontohkan, aktivitas merokok saat mengemudi merupakan salah satu perilaku berbahaya yang menurunkan konsentrasi. Tindakan tersebut masuk dalam kategori distraction atau gangguan perhatian yang berpotensi tinggi memicu kecelakaan fatal bagi semua jenis kendaraan.
Menurut Fahri, pembangunan budaya tertib berlalu lintas tidak bisa dilakukan secara parsial. Langkah ini memerlukan kolaborasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari lingkungan kampus, mahasiswa, hingga komunitas pengemudi ojek daring.
“Kampus memiliki peran strategis sebagai model percontohan. Mengingat mayoritas mahasiswa menggunakan sepeda motor, edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mereka agar selalu tertib dan aman selama di perjalanan,” ujar Fahri.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Kalsel berharap kesadaran berkendara yang ditanamkan sejak bangku kuliah mampu mencetak generasi muda yang menjadi panutan dan pelopor keselamatan bagi pengguna jalan lainnya.






