TP-PKK Balangan Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun hingga UP2K

Teks foto : Pengurus dan kader TP-PKK Kabupaten Balangan berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi program pemberdayaan keluarga dan pendidikan di Sekretariat TP-PKK Balangan, Paringin, Senin (2/11). (Foto: Ist)

TP-PKK Kabupaten Balangan menggelar sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun, penguatan ekonomi UP2K, serta Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Paringin, wartaberitaindonesia.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Balangan menggelar sosialisasi program pemberdayaan keluarga dan pendidikan di Sekretariat TP-PKK setempat, Senin (2/11). Agenda ini memfokuskan pembahasan pada tiga program utama: Wajib Belajar 13 Tahun, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Bacaan Lainnya

 

Dalam pemaparan program Wajib Belajar 13 Tahun, dijelaskan bahwa skema pendidikan ini mengintegrasikan satu tahun pendidikan prasekolah (TK), enam tahun SD, tiga tahun SMP, dan tiga tahun SMA. Program strategis ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan berkelanjutan sejak usia dini hingga tingkat menengah atas.

 

Ketua Pokja II Kecamatan Halong, Majidatul Ulya, S.Pd., menegaskan pentingnya edukasi ini untuk membangun kesadaran orang tua terhadap masa depan pendidikan anak. Ia mendorong para kader PKK di tingkat akar rumput aktif mengomunikasikan program ini kepada masyarakat luas.

 

“Kami berharap kader PKK menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan informasi ini, sehingga hak anak mendapatkan pendidikan sejak usia dini dapat terpenuhi,” ujar Majidatul.

 

Senada dengan hal itu, Penilik PAUD, Jaleha, S.Pd., menggarisbawahi peran krusial pendidikan prasekolah. Menurutnya, fase PAUD merupakan fondasi penting untuk membentuk kesiapan belajar, kemandirian, karakter, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

 

Selain fokus pada sektor pendidikan, TP-PKK juga membidik penguatan ekonomi domestik melalui materi UP2K yang disampaikan oleh Murjiah. Program ini menitikberatkan pada stimulan usaha produktif, peningkatan keterampilan kader, serta optimalisasi potensi lokal guna mendongkrak pendapatan rumah tangga.

 

Pada sesi lain, Pengawas TK, Ernawati, memperkenalkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Gerakan moral ini menyasar pembentukan karakter anak sejak dini melalui tujuh pilar kebiasaan: bangun pagi, beribadah, berolahraga, konsumsi makanan sehat bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

 

Implementasi gerakan ini disebut memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga media. Pendekatan yang digunakan harus berbasis pembiasaan sadar, edukatif, menyenangkan, dan adaptif terhadap tumbuh kembang anak.

 

Melalui rangkaian sosialisasi komprehensif ini, TP-PKK Kabupaten Balangan berkomitmen memperkuat peran kader di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendukung pendidikan anak, memandirikan ekonomi keluarga, sekaligus mencetak generasi muda Balangan yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *