Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memastikan kondisi inflasi di wilayahnya tetap stabil dan terkendali. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Miftahul Chair, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri RI secara daring.
Miftahul mengungkapkan bahwa harga sejumlah komoditas strategis di pasar saat ini belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.
“Komoditas seperti bawang merah, cabai rawit, daging ayam, dan daging sapi masih relatif stabil. Bahkan, harga emas yang sempat melambung, termasuk produk PT Aneka Tambang Tbk, mulai menunjukkan tren penurunan,” jelasnya.
Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, Pemprov Kalsel berkomitmen memperkuat pengawasan distribusi dan ketersediaan stok bahan pokok. Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil di tengah meningkatnya konsumsi musiman.
Kondisi inflasi yang terjaga ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Adrizal. Politisi dari Fraksi PAN tersebut menilai keberhasilan menekan laju inflasi merupakan buah dari sinergi lintas sektor.
“Kami bersyukur atas stabilitas harga saat ini. Ini adalah hasil kerja keras bersama semua pihak dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah, terutama dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri,” ujar Adrizal.






