Kotabaru, wartaberitaindonesia.com – Upaya menghadirkan pendidikan menengah kejuruan di wilayah pesisir selatan Kalimantan Selatan kian mendekati kenyataan. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKB, M. Yadi Mahendra Muhyin, memastikan terus mengawal aspirasi masyarakat Sampanahan terkait pendirian SMKS Insan Mahardika di Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru.
Menurut Yadi, kebutuhan sekolah kejuruan di wilayah tersebut saat ini masih sangat terbatas. Padahal, pendidikan vokasi dinilai krusial untuk menyiapkan generasi muda yang mandiri dan siap kerja. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk mengawal proyek ini hingga sekolah benar-benar berdiri dan dapat segera menerima siswa baru.
Dukungan penuh juga mengalir dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan. Instansi ini aktif melakukan koordinasi teknis guna memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari pemenuhan sarana prasarana, kesiapan rombongan belajar (rombel), hingga pengajuan izin operasional.
Gayung bersambut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel menyatakan siap mempercepat proses birokrasi. Kecepatan ini ditujukan agar sekolah bisa segera memperoleh izin operasional resmi beserta Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN).
Langkah pembangunan ini kian mulus setelah PT Arutmin Indonesia secara resmi menghibahkan lahan untuk lokasi sekolah. Pihak perusahaan menegaskan bahwa aksi ini merupakan komitmen nyata mereka dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah lingkar tambang.
Ke depan, SMKS Insan Mahardika direncanakan membuka jurusan spesifik yang berbasis pada potensi lokal daerah pesisir selatan, seperti bidang agribisnis, teknik, hingga industri pertambangan.






