Anggota DPRD Gunung Mas Minta Dinas Pariwisata Evaluasi Fasilitas Air Terjun Batu Mahasur

Teks foto:  Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Yulius Agau, menyampaikan pandangan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD setempat. (Foto: Ist)

Anggota DPRD Gunung Mas Yulius Agau meminta Dinas Pariwisata mengevaluasi kebersihan toilet dan aliran air di objek wisata Air Terjun Batu Mahasur.

Kuala Kurun,

Bacaan Lainnya

wartaberitaindonesia.com– Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Yulius Agau, meminta Dinas Pariwisata setempat mengevaluasi menyeluruh fasilitas pendukung di objek wisata Air Terjun Batu Mahasur. Evaluasi ini khususnya menyasar standar kebersihan toilet yang menjadi kebutuhan dasar pengunjung.

 

Menurut Yulius, kebersihan fasilitas umum adalah indikator penting dalam kenyamanan wisatawan. Destinasi dengan panorama alam indah harus didukung sarana dan prasarana memadai demi memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.

 

“Objek wisata Batu Mahasur punya potensi besar menarik wisatawan daerah maupun luar daerah. Karena itu, fasilitas seperti toilet harus dijaga kebersihan dan kelayakannya,” ujar Yulius, Senin (13/7).

 

Ia menegaskan, kenyamanan pengunjung wajib menjadi perhatian utama demi menjaga citra pariwisata Gunung Mas.

Selain kebersihan, legislator ini juga meminta Dinas Pariwisata melakukan kajian teknis pengelolaan aliran air di kawasan tersebut. Langkah ini dinilai penting agar debit air tetap optimal dan menarik dikunjungi meski kondisi cuaca berubah.

 

“Kami berharap ada kajian teknis komprehensif mengenai pengelolaan aliran air di Batu Mahasur. Dengan pengelolaan yang baik, keindahan air terjun tetap bisa dinikmati dalam berbagai kondisi cuaca, tanpa mengabaikan keselamatan dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

 

Yulius menambahkan, pengembangan sektor pariwisata tidak boleh hanya fokus pada pembangunan fisik. Pengelolaan juga harus profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kualitas fasilitas dan tata kelola akan menjadi kunci utama dalam meningkatkan jumlah kunjungan.

 

Ia pun berharap Dinas Pariwisata segera menindaklanjuti usulan ini dengan melibatkan tenaga teknis dan masyarakat sekitar agar pengembangan berjalan terencana.

 

“Jika destinasi dikelola dengan baik, bersih, aman, dan nyaman, wisatawan akan semakin tertarik berkunjung. Ini tentu berdampak positif bagi ekonomi warga sekitar dan mendongkrak sektor pariwisata daerah,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *