Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Guna menjunjung tinggi Tridarma Perguruan Tinggi maka ratusan dosen dan mahasiswa akan berbaur untuk mengikuti kegiatan Seminar Internasional sesi 1 dan 2 sekaligus peresmian Pusat Kajian Hukum, HAM dan Demokrasi (PKH2D) Fakultas Hukum Uniska MAB, Senin 11 November 2024 pukul 10.00 sampai 16.00 Wita
“Kami ingin menciptakan sejarah pertama kegiatan pertama kalinya di banua oleh perguruan tinggi,” kata Ketua Pusat Kajian Uniska MAB, Rahmat Nopliardy, Rabu (06/11) di Banjarmasin.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut untuk mengasah kemampuan dalam mengaktualisasikan pemikiran secara akademik sesuai dengan maproad institusi Perguruan Tinggi dan Fakultas .
Seminar nantinya juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar bisa membuka cakrawala berpikir sehingga kualitas keilmuan tersebut bisa bermanfaat.
Dan untuk seminar nanti tentu semua peserta mendaparkan edukasi terkait dunia pendidikan secara internasional.
“Kegiatan nantinya bisa diikuti Banjarmasin
Fakultas Hukum Uniska
akan Gelar Seminar Internasional
Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Guna menjunjung tinggi Tridarma Perguruan Tinggi maka ratusan dosen dan mahasiswa akan berbaur untuk mengikuti kegiatan Seminar Internasional sesi 1 dan 2 sekaligus peresmian Pusat Kajian Hukum, HAM dan Demokrasi (PKH2D) Fakultas Hukum Uniska MAB, Senin 11 November 2024 pukul 10.00 sampai 16.00 Wita
“Kami ingin menciptakan sejarah pertama kegiatan pertama kalinya di banua oleh perguruan tinggi,” kata Ketua Pusat Kajian Uniska MAB, Rahmat Nopliardy, Rabu (06/11) di Banjarmasin.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut untuk mengasah kemampuan dalam mengaktualisasikan pemikiran secara akademik sesuai dengan maproad institusi Perguruan Tinggi dan Fakultas .
Seminar nantinya juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar bisa membuka cakrawala berpikir sehingga kualitas keilmuan tersebut bisa bermanfaat.
Dan untuk seminar nanti tentu semua peserta mendaparkan edukasi terkait dunia pendidikan secara internasional.
“Kegiatan nantinya bisa diikuti secara hybrid diantaranya daring dan offline,” ujarnya.
Rahmat berharap seluruh tenaga pengajar (dosen) dan mahasiswa bisa memahami pula Indeks hukum, bagaimana tatanan negara menegakan hak asasi manusia, “Serta mengedepankan nilai-nilai sebuah demokrasi,” pungkasnya.






