Ironis! HUT di Jakarta, Layanan Dasar MRI RSUD Ulin Malah Dikeluhkan

Teks foto : Pemerhati pelayanan publik, Hj Fatimah Adam. (Ist)

Banjarmasin,

wartaberitaindonesia.com – Pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Ulin Banjarmasin di Jakarta memicu sorotan tajam. Langkah manajemen rumah sakit tersebut dinilai tidak relevan di tengah berbagai keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan yang masih memerlukan perbaikan signifikan.

Bacaan Lainnya

 

Hj Fatimah Adam, seorang pasien sekaligus pemerhati layanan publik, menyayangkan keputusan tersebut. Ia menilai agenda promosi ke luar daerah berbanding terbalik dengan fakta di lapangan, di mana pasien masih harus menghadapi kendala teknis, termasuk antrean panjang pemeriksaan medis.

 

“Sangat ironis ketika rumah sakit sibuk menggelar kegiatan seremonial di luar daerah, sementara pasien di daerah sendiri harus menunggu lama hanya untuk mendapatkan layanan dasar seperti MRI,” ujar Fatimah.

 

Menurutnya, fenomena antrean yang mencapai hitungan bulan mengindikasikan adanya persoalan manajemen pelayanan yang belum tuntas. Ia menegaskan, prioritas utama RSUD Ulin seharusnya difokuskan pada penguatan kualitas layanan domestik daripada sekadar kegiatan promosi.

 

Meski demikian, Fatimah mengapresiasi adanya kebijakan prioritas bagi pasien geriatri (lansia di atas 62 tahun). Namun, ia menekankan bahwa keistimewaan tersebut menjadi tidak efektif jika prosedur penunjang seperti MRI tetap memakan waktu tunggu yang sangat lama.

 

“Pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami berharap kritik ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen untuk melakukan perbaikan nyata demi kemaslahatan masyarakat luas,” pungkasnya.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *