Kuala Kurun, wartaberitaindonesia.com – Polres Gunung Mas memperkuat komitmen dalam mendukung program prioritas nasional melalui implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menyasar ribuan penerima manfaat di Kota Kuala Kurun dan Desa Tumbang Empas melalui dua Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.
Program yang dikelola Polres Gunung Mas bersama Yayasan Kemala Bhayangkari ini bertujuan memastikan generasi muda mendapatkan asupan nutrisi seimbang. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar serta menjaga kebugaran fisik siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H., M.Si., menegaskan bahwa standar kesehatan menjadi prioritas utama. Setiap menu yang diolah di dapur SPPG wajib melewati kontrol kualitas yang ketat sebelum didistribusikan.
“Kami memastikan seluruh makanan dari dua dapur SPPG Polri ini melalui pengawasan ketat, mulai dari seleksi penyuplai bahan baku hingga aspek keamanan dan kebersihan. Setiap hari, Tim Sidokkes Polres Gunung Mas bertugas sebagai Food Security untuk menjamin kelayakan konsumsi,” ujar AKP Nurheriyanto Hidayat, Rabu (29/4/2026).
Saat ini, Polres Gunung Mas mengoperasikan dua titik dapur strategis. Dapur pertama berlokasi di Eks Gedung Pengadilan Agama Kuala Kurun yang melayani 2.302 orang, terdiri dari pelajar TK hingga SMA, ibu hamil, serta balita. Sementara itu, dapur kedua berada di Desa Tumbang Empas yang melayani 1.822 pelajar di wilayah Kecamatan Mihing Raya.
“Program MBG bukan sekadar pemberian makan siang, melainkan intervensi kesehatan strategis untuk mencegah stunting dan obesitas sejak dini. Nutrisi rutin ini adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan prestasi akademik dan tumbuh kembang anak di Kabupaten Gunung Mas,” tambah Nurheriyanto.
Program ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala TK Negeri Pembina Kuala Kurun, Lisada, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran personel Polri yang mengawal langsung pendistribusian makanan setiap hari. Ia berharap program ini terus konsisten demi mencetak generasi bangsa yang sehat.
Manfaat ekonomi juga dirasakan oleh para pelajar. Ester, siswi kelas VIII SMPN 1 Kuala Kurun, mengaku terbantu dengan adanya program ini. “Saya sangat senang karena bisa menghemat uang jajan untuk ditabung. Harapannya, program MBG terus berlanjut hingga saya lulus SMA nanti,” tuturnya.






