Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com –
– Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pendidikan yang bersih dan berkeadilan, khususnya menjelang pelaksanaan PPDB SMA/SMK tahun ajaran 2026/2027.
DPRD Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya transparansi dalam seluruh tahapan PPDB. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani, mengingatkan agar proses seleksi tidak diwarnai praktik titipan maupun kecurangan.
“Setiap tahapan PPDB wajib berjalan transparan dan akuntabel. Jangan sampai ada praktik yang mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.
Selain integritas, kesiapan sistem pendaftaran online juga menjadi perhatian utama. Ia menilai gangguan teknis yang terjadi pada tahun sebelumnya harus menjadi evaluasi serius.
Menurutnya, Dinas Pendidikan perlu memastikan server dan sistem siap digunakan agar tidak merugikan calon peserta didik. Momentum Hardiknas, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa akses pendidikan yang adil merupakan hak seluruh warga.
Dengan penguatan sistem dan pengawasan ketat, DPRD berharap PPDB tahun ini berjalan lebih lancar serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.






