Banggar DPRD Kota Banjarmasin melakukan kunker ke DPRD Kota Depok untuk memperkuat penganggaran dan strategi penataan SiLPA pada Perubahan APBD.
Depok,
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Banjarmasin melakukan kunjungan kerja (kunker) selama empat hari ke luar daerah. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat fungsi penganggaran serta menggali strategi pengelolaan keuangan daerah. Otoritas legislatif memfokuskan kunker ini sebagai bekal penting dalam menghadapi pembahasan Perubahan APBD kota. Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, H. Harry Wijaya, memimpin langsung rombongan kedewanan tersebut secara resmi.
Rombongan dewan menyambangi Kantor DPRD Kota Depok sebagai salah satu lokasi tujuan utama pada Kamis (20/8/2026). Selanjutnya, Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hari Kartono, mengungkapkan bahwa agenda utama di Kota Depok berfokus pada strategi penataan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Selain itu, mereka mendalami sistem optimalisasi belanja pada Perubahan APBD yang diterapkan oleh pemerintah setempat. Menurut Hari, pengelolaan SiLPA sangat krusial agar sisa anggaran tahun sebelumnya tidak sekadar menjadi beban administrasi belaka.
Oleh karena itu, dewan harus mengalokasikan ulang sisa dana tersebut secara cermat untuk mendanai program masyarakat. Melalui kunjungan ini, Banggar DPRD Banjarmasin juga mempelajari cara DPRD Kota Depok menjalankan fungsi pengawasan anggaran. Langkah ini sangat berguna untuk menyusun prioritas belanja saat menghadapi perubahan struktur pendapatan daerah. Bahkan, Hari menegaskan bahwa setiap perubahan anggaran wajib memiliki arah kebijakan yang jelas, terukur, dan transparan. Akhirnya, tim Banggar berkomitmen menjadikan hasil kunker ini sebagai bahan masukan penting dalam rapat internal dewan ke depan.






