DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Sepakati Perubahan APBD 2026

Teks foto : Pimpinan DPRD dan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif saat memimpin Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Ruang Utama Kantor DPRD Tanah Bumbu, Selasa (15/9/2026). (Foto: Istimewa)(kalselpos.com)

DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu resmi menyepakati RPAPBD TA 2026 dengan alokasi belanja daerah membengkak hingga Rp3,6 triliun.

Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu resmi menyepakati Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Tahun Anggaran 2026. Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Utama Kantor DPRD Tanah Bumbu, Selasa (15/9/2026).

 

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani, didampingi Wakil Ketua I H. Hasanuddin dan Wakil Ketua II H. Sya’bani Rasul.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, jajaran pejabat Pemkab Tanah Bumbu, unsur Forkopimda, instansi vertikal, perbankan, serta jajaran Perusahaan Daerah (Perusda) Tanah Bumbu.

 

Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, menyampaikan bahwa rapat paripurna ini merupakan tahapan final dari seluruh rangkaian pembahasan RAPBD Perubahan 2026. Agenda pembahasan sendiri telah berlangsung maraton sejak Senin (31/8/2026) hingga Jumat (11/9/2026).

 

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, memaparkan rincian perubahan postur anggaran daerah setelah kesepakatan tersebut:

 

Pendapatan Daerah: Ditetapkan sebesar Rp2.264.393.653.187 (Rp2,26 triliun).

 

Belanja Daerah: Mencapai Rp3.607.457.844.005,69 (Rp3,6 triliun). Anggaran belanja ini membengkak sebesar Rp570.717.969.828,69 dari anggaran semula yang sebesar Rp3.036.739.874.177.

 

Defisit Anggaran: Menjadi Rp1.343.064.190.818,69 (Rp1,34 triliun). Angka defisit ini melonjak sebesar Rp608.769.346.015,49 dari target defisit awal sebesar Rp734.294.844.803,20.

 

Bupati Andi Rudi Latif menjelaskan bahwa defisit anggaran tersebut tertutupi penuh melalui penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp1.343.064.190.818,69. Dengan demikian, pembiayaan netto daerah tercatat berimbang pada angka yang sama.

 

Di akhir sambutannya, Bupati yang akrab disapa Bang Arul ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pimpinan serta seluruh anggota legislatif atas kerja sama yang solid selama proses pembahasan.

 

Ia berharap sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif terus terjaga demi kelancaran program pembangunan serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di Bumi Bersujud.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *