Kuala Kurun,
wartaberitaindonesia.com– Polres Gunung Mas bersinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari menggelar edukasi gizi secara masif di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini merupakan langkah nyata kepolisian dalam mendukung terciptanya generasi emas yang sehat dan cerdas.
Kegiatan ini menyasar tiga titik krusial sekaligus, yakni TK Dharma Wanita Rangan Tate, SDN Rangan Tate, dan Posyandu Rangan Tate. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pesan mengenai pola makan sehat tersampaikan langsung kepada anak-anak usia dini, pelajar, hingga para orang tua.
Tim pelaksana yang diturunkan merupakan tenaga profesional di bidangnya, dipimpin oleh Kesi, selaku Ahli Gizi didampingi oleh Kristian yang bertanggung jawab di bagian Akuntan, Panca Putri Aritonang sebagai Asisten Lapangan (Aslap) serta Rindi yang mengelola administrasi kegiatan, memastikan seluruh program berjalan terukur dan sistematis.
Materi utama yang disampaikan dalam edukasi ini adalah pemaparan singkat mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tim menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar pemberian makanan biasa, melainkan upaya strategis pemerintah melalui Polri dalam meningkatkan kualitas kesehatan fisik maupun kecerdasan anak bangsa.
Dalam sesi teknis, Ahli Gizi menekankan pentingnya konsep gizi seimbang dalam menu harian. Ia memaparkan secara detail mengenai ambang batas maksimal konsumsi MBG agar manfaatnya optimal bagi tubuh, serta mengedukasi peserta tentang jenis-jenis makanan yang kaya akan protein dan karbohidrat sebagai bahan bakar utama pertumbuhan.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program ketahanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan anak adalah investasi jangka panjang bagi keamanan dan kemajuan bangsa.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal program-program kemanusiaan seperti ini. Melalui SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, kami ingin memastikan bahwa anak-anak di wilayah hukum Polres Gunung Mas, khususnya di Desa Tumbang Empas, mendapatkan asupan informasi dan gizi yang layak guna memutus rantai stunting,” ujar AKP Nurheriyanto Hidayat, Selasa (12/5/2026) pagi.
Ia menjelaskan, edukasi ini bertujuan agar masyarakat secara mandiri dapat memanfaatkan potensi pangan lokal di sekitar Desa Tumbang Empas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga tanpa harus bergantung pada produk instan.
“Kami berharap melalui aksi Kemala Presisi ini, kesadaran akan pola hidup sehat dapat terus tumbuh di tingkat keluarga. Sinergi antara kepolisian, tenaga ahli gizi, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Gunung Mas,” tutupnya.






