DPRD Tanah Bumbu Soroti SDN yang Hanya Dapat Dua dan Satu Siswa Baru

Teks foto : Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan di ruang rapat DPRD, Senin (20/7). Rapat ini membahas krisis peserta didik baru di sejumlah SDN pasca-pelaksanaan SPMB 2026. (Foto: Ist)

DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menyoroti pelaksanaan SPMB 2026 setelah sejumlah SDN hanya mendapatkan satu hingga dua murid baru.

Tanah Bumbu, wartaberitaindonesia.com

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu mendapat sorotan tajam dari pihak legislatif. Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Pendidikan setempat pada Senin (20/07/2026). Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu Amiluddin mengungkapkan krisis pendaftar baru yang melanda sejumlah Sekolah Dasar Negeri. Pihaknya mencatat SDN 7 Sungai Danau hanya menerima dua siswa baru dan SDN Penyolongan cuma mendapatkan satu murid. Oleh karena itu, penurunan demografi penduduk serta tingginya minat warga ke madrasah memicu ketimpangan jumlah pendaftar tersebut. Hasilnya, ketimpangan ini memicu penumpukan puluhan siswa di sekolah tetangga dalam satu zonasi.

​Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Boby Rahman mendesak dinas terkait segera mengambil langkah efisiensi. Beliau mengusulkan opsi penggabungan atau merger sekolah demi menjaga mutu serta efektivitas proses pembelajaran anak. Selain itu, Boby meminta Dinas Pendidikan memfasilitasi musyawarah bersama para orang tua murid sebelum mengambil keputusan final. Pemerintah daerah menjamin kegiatan belajar mengajar di sekolah yang minim murid tetap berjalan normal seperti biasa. Pada akhirnya, evaluasi menyeluruh terhadap zonasi sekolah akan memberikan solusi terbaik bagi hak pendidikan anak. Di sisi lain, dewan daerah terus memantau penataan ulang peta pelayanan pendidikan setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *