Banjarmasin, wartaberitaindonesia.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) – Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah melaksanakan salah satu kegiatannya pada Senin 24 Juli 2023 di Desa Tungkaran Kabupaten Banjar.
Kegiatan tersebut dalam bentuk Pelatihan Pengolahan Makan Sehat sebagai upaya dalam mencegah dan mengurangi kejadian stunting di Desa Tungkaran. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Posyandu Kamboja RT.07 di Desa Tungkaran Kabupaten Banjar.
Kegiatan dihadiri oleh Mahasiswa KKN, Tim Dosen PDWA ULM, Tim Gizi Puskesmas Martapura 2, Kader Posyandu, dan Ibu-Ibu Posyandu.
Kegiatan KKN-PDWA ULM merupakan kolaborasi kegiatan yang melibatkan Program KKN dan Program Pengabdian Dosen. Mahasiswa KKN yang terlibat merupakan mahasiswa KKN dari Prodi Farmasi FMIPA ULM, sedangkan Dosen yang terlibat yaitu Dosen Prodi Farmasi dan Prodi Pendidikan Profesi Apoteker FMIPA ULM. Kegiatan KKN-PDWA juga melibatkan perangkat Desa Tungkaran dan Puskesmas Martapura 2.
Pada kegiatan Pelatihan Pelatihan Pengolahan Makan Sehat diawali dengan edukasi mengenai stunting, dilanjutkan dengan pemberian informasi mengenai jenis makanan yang dianjurkan dalam pencegahan stunting, dan demo masak. Edukasi pengolahan makanan sehat dan demo masak disampaikan oleh Tim Gizi dari Puskesmas Martapura 2. Makan yang dibuat yaitu sempol ayam dan kue lumpur buah naga. Sempol ayam mengandung protein hewani yang baik untuk pencegahan stunting karena mengandung asam amino esensial yang bermanfaat untuk mengaktifkan hormon pertumbuhan. Buah naga yang digunakan pada pembuatan kue lumpur mengandung nutrisi, vitamin, dan zat besi yang dapat digunakan untuk mencegah stunting.
Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu dari 12 Provinsi yang menjadi prioritas dalam penanganan stunting. Dari hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, angka stunting di Kalimantan Selatan mencapai 30,0 persen. Sedangkan angka stunting di Kabupaten Banjar jauh lebih tinggi yaitu mencapai 40,2 persen. Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen menurunkan angka stunting hingga mencapai 14 persen pada tahun 2024.
“Kami berharap kegiatan KKN-PDWA yang dilaksanakan di Desa Tungkaran, mampu ikut membantu dalam mencegah dan menangani stunting yang masih cukup tinggi di Kabupaten Banjar” kata apt. Anna Khumaira Sari, M.Farm yang merupakan Ketua Tim Dosen dalam sambutan yang disampaikannya.
Turut berhadir anggota Tim Dosen yaitu apt. Muhammad Ikhwan Rizki, M.Farm, apt Normaidah, M.Pharm.Sci, dan apt. Hayatun Izma, M.Pharm.Sci.
Bapak Anwar selaku Kepala Desa Tungkaran dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya KKN-PDWA dari ULM yang akan memberi banyak manfaat kepada masyarakat.
“Semoga Universitas Lambung Mangkurat selalu memberikan berbagai inovasinya yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan pengolahan makanan sehat merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian KKN-PDWA dari ULM di Desa Tungkaran Kabupaten Banjar ini mengangkat tema utama GASPOL (Gerakan Anti Stunting dan Pola Hidup Sehat)
Program KKN-PDWA lainnya yang dilaksanakan pada Juli hingga Agustus 2023 yakni edukasi stunting kepada kader Posyandu, ibu hamil, dan ibu-ibu Posyandu; edukasi pola hidup sehat dan bersih secara door to door, dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang seluruhnya dilaksanakan di Desa Tungkaran Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.






