Warga Desa Tanjung Harapan Harapkan Perbaikan Ruas Jalan

Teks foto: Salah satu titik jalan yang longsor di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. (ist)

Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Puluhan titik pada ruas jalan penghubung desa mengalami longsor, ruas jalan tersebut merupakan milik aset Kabupaten Berito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak.

Terjadinya longsor pada ruas jalan penghubung desa di Desa Tanjung Harapan, sejak adanya pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 3, pada bulan Agustus tahun 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

Meskipun sudah dilakukan penyiringan pasca pengerukan sungai oleh pihak BWS Kalimantan 3, pada bulan agustus tahun 2022, namun titik lokasi longsor semakin bertambah dan di lokasi yang telah dilakukan penyiringan pun juga mengalami longsor kembali.

Guna mengantisipasi meluasnya terjadinya lokasi longsor, Pemdes Tanjung Harapan bersama warga setempat melakukan perbaikan secara swadaya pada Rabu (18/10/2023).

Ketua Badan Permusyawatan Desa Tanjung Harapan, Samrinah, mengungkapkan, ruas jalan kini sebagian mengalami penyempitan, “Kondisinya sangat membahayakan warga pengendara keluar atau masuk desa,” ungkapnya.

Sementara itu Kades Tanjung Harapan, Suriani mengatakan, saat ini sudah terdapat kurang lebih 30 titik lokasi longsor terdapat di sepanjang satu setangah kilometer.

“Sementara menunggu adanya perbaikan dari pihak terkait, Pemdes Tanjung Harapan bersama warga melakukan perbaikan pada titik lokasi longsor,” terang Suriani.

“Jika tidak dilakukan perbaikan pada jalan yang mengalami longsor tersebut, dikhawatirkan nantinya akan menghambat aktivitas warga setempat juga akan menghambat perekonomian warga,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *