Marabahan, wartaberitaindonesia.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, menggelar Konferensi XXIII Tahun 2025, mengusung tema, “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat”.
Konferensi dibuka secara resmi oleh Bupati Batola diwakili Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batola, Aris Saputera, S.STP., M.Si., di Aula Bapegdiklat Batola, Selasa (20/5) di Marabahan.
Dalam sambutannya yang dibacakan Kadisdik Batola,
Bupati mengucapkan
selamat dan sukses atas terselenggaranya konferensi tersebut.
Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mampu menjadi wadah mempererat silaturahmi antar anggota PGRI, sekaligus mengakomodir harapan para peserta, terutama dalam upaya regenerasi kepengurusan yang lebih solid dan visioner.
“Konferensi ini memiliki makna penting dalam pembenahan organisasi serta menyamakan persepsi terhadap program-program prioritas ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa sebagai organisasi profesi, PGRI harus mampu mendorong peningkatan profesionalitas guru.
“Guru tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, tetapi juga harus turut serta melahirkan pemikiran transformatif, berkontribusi dalam pengembangan kebijakan, dan menciptakan gagasan inovatif dalam dunia pendidikan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan bahwa semua keputusan yang dihasilkan dalam forum konferensi hendaknya benar-benar didasarkan pada evaluasi yang objektif, menjadi hasil kesepakatan bersama dan dapat dipertanggungjawabkan di masa mendatang.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PGRI Kabupaten Batola atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan dunia pendidikan di “Bumi Ije Jela”.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Selasa, 20 Mei 2025, Konferensi PGRI Kabupaten Barito Kuala Masa Bakti XXIII secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Bupati melalui Kadisdik.






