Saiful Arif Calon Kuat Ketua dalam Muslok VIII ORARI Balangan 2026

Teks foto : Saiful Arif (kedua kanan) saat menghadiri Musyawarah Lokal (Muslok) VIII ORARI Lokal Balangan di Paringin, Sabtu (4/4/2026). Saiful menjadi salah satu kandidat kuat yang mencuat dalam bursa pemilihan Ketua ORARI Balangan periode mendatang. (Ist)

Paringin, wartaberitaindonesia.com– Musyawarah Lokal (Muslok) VIII Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Balangan yang digelar Sabtu (4/4/2026), menjadi momentum krusial dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi. Dalam bursa pemilihan tersebut, nama Saiful Arif mencuat sebagai salah satu calon kuat Ketua ORARI Kabupaten Balangan periode mendatang.

 

Saiful Arif dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak organisasi yang solid. Saat ini, ia masih menjabat sebagai Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Balangan sekaligus Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan. Pengalaman kepemimpinannya di legislatif dan organisasi kepemudaan diharapkan mampu membawa transformasi serta semangat baru bagi ORARI di Bumi Sanggam.

 

Muslok ini merupakan forum tertinggi di tingkat lokal yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan program kerja strategis, serta memilih nakhoda baru. Selain agenda formal, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi untuk memperkuat solidaritas antaranggota dalam mendukung fungsi komunikasi dan penanggulangan bencana di daerah.

 

Dalam keterangannya, Saiful Arif menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran strategis ORARI Balangan, terutama pada aspek komunikasi darurat (CORE) dan peningkatan kapasitas anggota. Ia juga bertekad memperluas sinergi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya.

 

“ORARI memiliki peran vital, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan. Ke depan, kita ingin organisasi ini semakin solid, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Balangan,” ujar Saiful.

 

Melalui Muslok VIII ini, ORARI Balangan diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang progresif dan inovatif guna meningkatkan kontribusi organisasi terhadap pembangunan daerah.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *